Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYABERITA PILIHANLINGKUNGANUncategorized

Polda Banten Rilis Data Terkini Korban dan Kerugian Bencana Banjir Bandang di Lebak

×

Polda Banten Rilis Data Terkini Korban dan Kerugian Bencana Banjir Bandang di Lebak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

LEBAK, (B1) – Kepolisian Daerah (Polda), Banten merilis data update, pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi, di beberapa wilayah Kabupaten Lebak Banten, sejak Rabu kemarin hingga hari ini, Jum’at (3/1/20) hingga pukul 08.00 WIB.

Example 300x600

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi l, menyatakan, berdasarkan Rekapitulasi Data dari Bagian Operasi Polres Lebak yang di himpun di Posko Bantuan yg bertempat di Polsek Cipanas, bahwa jumlah data korban jiwa sementara yang di nyatakan hilang diakibatkan bencana tersebut berjumlah 8 orang.

“Dari data itu, enam orang dilaporkan hilang akibat tertimbun longsor dan masih dalam pencarian, sedangkan 2 orang lainnya, di laporkan hilang terseret air bah,” terangnya.

Edy Sumardi, menambahkan utk Sementara korban yang sudah ditemukan sampai saat berita ini dikeluarkan, Jumat (3/01/2020,) berjumlah 2 orang. 1 orang sudah teridentifikasi berjenis kelamin laki laki dan 1 orang lainnya belum teridentifikasi berjenis kelamin perempuan.

Adapun satu korban yang ditemukan dan sudah teridentifikas atas nama Udin, jenis kelamin laki-laki berumur 50 tahun. Ditemukan aliran di Sungai Kampung Kondang, Desa Cipanas, Kamis (2/1/20) sekitar pukul 14..00 wib.

“Hari ini sudah dua ditemukan korban meninggal dunia. Namun satu diantaranya belum dapat teridentifikasi, dan tim DVI Bid Dokkes Polda Banten terus mendalami serta mencocokan temuan ciri ciri di tubuh korban dengan sidik jari,” kata Kombes Pol Edy Sumardi priadinata, saat dikonfirmasi.

Satu korban berjenis kelamin wanita, lanjut Edy, ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran Sungai Ciberang-Lebak. Saat ditemukan terdapat luka dibagian dada dan wajah.

“Diperkirakan usianya sekitar 50 tahun. Saat ini masih dilakukan identifikasi oleh tim DVI di Ruang Jenazah RSUD Ajidarmo Rangkasbitung,” ungkapnya.

Edy Sumardi Menyatakan, Sejak terjadinya Bencana Banjir Kapolda Banten Irjend Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi sudah mengerahkan Ratusan Personil Polisi terdiri dari Sat Brimob, Dit Samapta, Dit Polairud, Bid Dokkes, Bid Humas, untuk memback up polres lebak, dalam berikan pertolongan kepada warga.

Adapun upaya polda Banten, yaitu melakukan pembukaan akses jalan utama warga, yang tertimbun longsong, mengevakuasi korban banjir, menyediakan perahu karet Sat Brimob, Sat Samapta, membuat rakit penyebrangan, membersihkan rumah, mesjid, pesantren, dan menyediakan mobil dapur umum untuk memberikan bantuan makanan setiap harinya.

Selain itu juga memberikan layanan kesehatan lapangan di lokasi pengungsian serta melakukan patroli ke perumahan yang kosong di tinggal warga mengungsi. Kegiatan polri ini, juga bekerjasama dengan TNI, Basarnas, Pemerintah dan warga masyarakat.

Edy Sumardi menyampaikan, adapun data sementara pagi ini, beberapa kerusakan terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di enam wilayah Kecamatan Kabupaten Lebak.

Antara lain, Kecamatan Curug bitung, Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Maja dan Cimarga. Dari ke enam wilayah tersebut, Curug bitung dan Sajira mengalami kerusakan yang terparah.

Diwilayah Kecamatan Curug bitung sebanyak 336 unit rumah rusak berat, 17 rusak ringan dan masjid/mushola 3 unit. Kecamatan Sajira 209 unit rumah rusak berat, 459 rusak ringan, dan merusak empat jembatan serta 10 mushola.

Kecamatan Cipanas, 74 unit rumah rusak berat, 185 rusak ringan. Tujuh jembatan penyeberangan dan tiga mushola mengalami kerusakan.

Kecamatan Lebakgedong 16 unit rumah dan dua jembatan rusak berat. Kecamatan Maja 770 unit rumah dan satu jembatan rusak berat. Sementara Kecamatan Cimarga empat jembatan mengalami kerusakan cukup parah.

Dari bencana ini, dilaporkan juga kendaraan bermotor roda 2 sejumlah 55 dilaporkan mengalami kerusakan. Demikian juga sembilan unit kendaraan roda empat juga dilaporkan hal yang sama.

“Dari Hasil sementara itu, Kami Totalkan utk ke enam kecamatan tersebut, Data Rumah Rusak Berat sebanyak 635 Unit, Rumah Rusak Ringan 1.431, Jembatan Rusak 18 Unit, Mesjid dan Mushola 16 Unit, Sepeda Motor 55 Unit, Mobil 9 unit,” ungkapnya.

Adapun Lokasi Pengungsian, ada di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Lebak Gedong posko pengungsiannya di Gedung Serba Guna Desa Banjar Irigasi sebanyaj 100 KK, di kecamatan Sajira, posko nya ada 3 lokasi yaitu : Di Gedung PGRI 171 KK, posko Kp. Nangela desa calung bungur 75 KK, Poski di desa Bungur Mekar 50 KK.

Selanjutnya di Kecamatan Cipanas berada di kantor kecamatan cipanas, Untuk kecamatan Curug Bitung berada di desa mayak kecamatan curug butung dan terakhir posko di kecamatan Cimarga berada di Kp. Kadu Luhur Desa Tambaj sebanyak 31 kk.

“Alhamdulillah kondisi warga di pengungsian saat ini, sudah di tangani oleh pemerintah setempat, kesehatan juga terlayani. Makan untuk para pengungsi melalui Mobil Dapur Umum Sat Brimob Polda Banten, juga sudah di berikan, dan makanan lain juga disalurkan,” ucapnya.

Walau masih ada beberapa kebutuhan yang diinginkan warga yang belum terpenuhi, seperti selimut baju baju layak pakai, namun bantuan dari Pemerintah, Polda Banten, TNI dan sumbangan dari relawan sudah berdatangan dan secara tekhnis di kelola oleh tim logistik yang sudah berada di beberapa lokasi.

“Kita terus berupaya untuk melayani semua kebutihan warga yang mengungsi akibat musibah banjir ini. Kami mohon doa nya yah, agar kerjasama yang solid oleh Polri, Tni, Pemerintah, Basarnas, BPBD dan semua elemen dapat mengatasi semua ujian ini,” pungkasnya. (hum/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post