PANDEGLANG, (B1) – Ruas jalan Mengger-Caringin dan Ruas Jalan Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, kini telah di aspal. Rabu (18/12/2019), puluhan pegawai UPT Pandeglang, DPUPR Banten, tampak masih penyelesaian.
Diketahui, ruas jalan Mengger-Caringin adalah akses tercepat menuju tempat wisata Pantai Carita, Pantai Labuan, Pantai Tanjung Lesung, juga Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, dan juga Pantai Anyer di wilayah Kabupaten Serang.
Setiap tahunnya, banyak wisatawan berdatangan, karena banyaknya keindahan alam yang eksotis di sepanjang Jalan Mengger-Caringin yang memanjakan mata.
Selain itu, banyak juga tempat wisata alam air murni yang bersumber langsung dari pegunungan, seperti wisata air Cikoromoy, Waterboom, dan berbagai wisata alam lainnya seperti Pulosari yang siap memanjakan wisatawan saat melintasi Jalan Mengger-Caringin, juga Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang.
Agus Mufariq selaku Plt. Kepala UPT Pengelolaan Jalan Jembatan Pandeglang mengatakan, Jalan Provinsi siap memanjakan para wisatawan yang akan berlibur pada Natal dan Tahun Baru 2020.
“InsyaAllah akses jalur Mengger-Caringin dan Tanjung Lesung tidak ada badan jalan yang rusak, semua mulus. Nyaman untuk dilalui oleh kendaraan wisatawan yang akan menuju pantai wilayah Pandeglang dan Tanjung Lesung,” ungkapnya.
Sementara itu, Tranggono Kepala Dinas PUPR Banten, melalui pesan elektronik menyampaikan, akses jalan wisata pada ruas jalan yang ditangani Provinsi Banten 100 persen siap dilintasi para wisatawan yang akan berlibur jelang Natal dan Tahun Baru 2020 dan libur sekolah.
“Kita sudah siap, akses jalan wisata semua berkondisi baik, seperti Mengger Caringin dan Tanjung Lesung.
“InsyaAllah wisatawan dalam perjalanan menuju tempat wisata di Kabupaten Pandeglang, aman, nyaman,” tulisnya.
Tajudin Anwar Plt. Kepala Seksie Pemeliharaan Jalan Jembatan pada UPT PJJ Pandeglang mengungkapkan, mengingat jelang libur Natal dan Tahun Baru 2020 sudah memasuki musim penghujan, dirinya bersama tim cepat penanganan jalan rusak akan standby selama 24 jam.
“Selain itu juga kami menyiapkan alat berat dan mesin senso untuk persiapan/antisipasi adanya bencana alam banjir, pohon tumbang, longsor,” pungkasnya. (Baehaqi).
























