TIGARAKSA, (B1) – Meski minus kehadiran Bupati Tangerang dan pejabat Dinsos, Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kabupaten Tangerang, versi Madroni, keukeuh tetap dihelat. TKD diadakan di hotel Ara, Legok, Rabu, (18/12/19).
Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tangerang Reza Ibnu Malik mengatakan, sampai digelar tidak ada konfirmasi kehadiran dari pejabat pemkab Tangerang. Namun, demikian tiga pengurus Karang Taruna Provinsi Banten sempat hadir, meski tidak sampai selesai.
“Pak Bupati dan Dinsos sudah kami undang. Tadi ada wakil ketua Karang Taruna Provinsi Banten, hadir, meski, kemudian izin pulang duluan,” terang Reza.
Namum demikian terang Reza, acara dihadiri oleh anggota DPRD Banten seperti Ade Awaludin, Muklis dan Nawasaid. “Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail dan Deden Umardani juga datang,” jelasnya.
Lanjut Reza, TKD berjalan lancar dan sukses. TKD akhirnya menetapkan M Fitri Yatna secara aklamasi, setelah pengunduran diri Agus Budi Aji dan Abdul Majid, dari calon.
“Katanya, ingin fokus di kecamatan saja,” ungkap Reza.
Sementara itu, Ketua Harian Karang Taruna Provinsi Banten Iwan Pristiasya mengatakan, acara TKD yang digelar Karang Taruna versi Madroni cacat hukum.
“Karena dengan adanya carateker dari Karanmg Taruna Banten, secara otomatis Ketua Karang Taruna carateker yang diakui. Terlebih pengurus carateker telah bertemu dengan bupati dan kepala dinsos,” tukasnya. (way).
























