Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
PEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

Bupati Tangerang Tinjau Lokasi Terkena Puting Beliung

×

Bupati Tangerang Tinjau Lokasi Terkena Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar meninjau langsung lokasi, terjadinya angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Mauk, Kamis Siang (12/12/19).

Example 300x600

Setibanya di lokasi, Bupati langsung mengunjungi Desa Tegal Kunir Lor dan melihat beberapa rumah yang terdapak angin puting beliung. Bupati didampingi Camat Mauk Arif Rahman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bambang Sapto.

Di sela-sela pantauannya, Ia mengatakan, kejadian bencana alam sudah berdasarkan analisis BMKG. Desember adalah bulan-bulan rawan terjadi musibah.

“Untuk masyarakat Mauk, dan Kabupatena Tangerang, dihimbau waspada, karena ini perubahan cuaca. Dan ke depan masih cukup ekstrim, jadi semuanya waspada dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” pintanya.

Zaki berharap tidak ada lagi bencana serupa (susulan) yang menimpa warganya. Akan tetapi di Mauk sudah ada personil BPBD yang stand by.

“Tentu saja masyarakat yang di sekeliling tempat musibah, bisa membantu gotong-royong untuk membersihkan puing-puing yang ada,” ujarnya.

Zaki menambahkan, hampir tidak mungkin memprediksi musibah atau bencana, tapi apabila terjadi bencana sudah tahu, apa yang harus dilakukan. Zaki mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan/BPBD yang sudah partisipasi.

Camat Mauk Arif Rahman mengungkapkan, akibat angin puting beliung ada lima desa di Kecamatan Mauk yang terkena. Yakni Desa Tegal Kunir Lor, Tanjung Anom, Dasak, Banyu Asih, dan Desa Gunung Sari. Tiidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya luka ringan saja dan sudah ditangani Puskesmas Mauk.

“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini. Hanya ada yang luka ringan saja dan itu sudah ditangai oleh puskesmas Mauk. Saya juga menghimbau kepada warga agar waspada akan bencana susulan karena menurut BMKG cuaca masih ekstrim,” ungkapnya.

Arif memperkiraan jumlah bangunan terkena dampak untuk Desa Tegal Kunir Lor sekitar 48. Di Desa Sasak, yang sudah terdata sekitar 22 rumah. Tanjunganom, sekitar hampir kurang lebih 100, di Banyuasin, kurang lebih ada 46.

“Dan Gunung Sari tidak begitu parah. Jadi memang Desa in Tegal Kunir Lor dan Tanjunganom yang cukup parah,” bebernya.

Sementara itu Kepala BPBD Bambang Sapto menuturkan, personilnya harus selalu siap siaga untuk masyarakat. Pada bulan Desember info dari BMKG, hingga satu minggu ke depan sampai akhir tahun, cuaca masih cukup ekstrim. IInsya Allah tidak ada lagi bencana serupa.

“Prinsipnya BPBD di mana ada bencana kita akan selalu siap membantu, dan untuk di Mauk ini kita sudah siapkan bantuan. Berupa tenda, makanan, maupun dapur umum,” ucapnya, saat mendampingi Zaki. (kom/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post