Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYABISNISUncategorized

Walikota Serang Tinjau Pelaku Ekraf Kopi Om Bewok

×

Walikota Serang Tinjau Pelaku Ekraf Kopi Om Bewok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Usai hadiri acara reuni 35 Tahun STIA Maulana Yusuf, Walikota Serang, Syafrudin melihat langsung geliat pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf) yang ada di Kota Serang. Salah, satunya, di kedai kopi Om Bewok.

Example 300x600

Di Indonesia saat ini, setidaknya ada sebanyak 14 sektor industri kreatif, diantaranya, periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan (handicraft), desain, fashion, film (video dan fotografi, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan piranti lunak, radio dan televisi, riset dan pengembangan, dan juga kuliner.

Untuk itu, pada Sabtu (16/11/2019), melihat banyaknya kedai kopi sebagai salah satu bagian dari ekonomi kreatif dalam sektor kuliner, Syafrudin menyempatkan hadir menikmati kopi di kedai ‘Om Bewok’.

“Potensi kedai kopi yang ada di Kota Serang ini sudah mulai menjamur. Nampaknya juga kedai kopi ini sangat tepat sekali, karena di sini banyak penikmat kopi dan penikmat kopi ini jangankan didalam, diluar kota saja masih saja dicari. Kedai kopi di Kota Serang ini semakin banyak, dan semakin bagus,” ungkapnya kepada awak media.

Kemudian, lanjut Syafrudin, dengan banyaknya kedai kopi yang menyajikan racikan kopi dari biji kopi asli, manfaatnya sangat luar biasa.

“Karena kalau kopi asli itu tidak membuat penyakit dan bisa menjadi obat. Sedangkan untuk kaitannya dengan peningkatan ekonomi di Kota Serang, dari kedai kopi itu ada manfaatnya dan ada perkembangan perekonomian. Terutama dari sisi SDM, perputaran ekonomi, jika banyak kedai kopi pengangguran akan berkurang kemudian manfaatnya juga banyak sekali,” jelasnya.

Dukungan dari Pemkot sendiri, lanjut Syafrudin, untuk perijinan seperti SITU SIUP dan TDP yang sifatnya menunjang keberadaan kedai kopi akan digratiskan.

Ditempat yang sama, Ketua HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) Kota Serang Isbandi mengatakan, secara prinsip, hadirnya usaha-usaha kreatif di Kota Serang, memiliki dampak yang cukup baik.

Baik terhadap dampak perekonomian Kota Serang, atau pun terhadap masyarakat.

“Tadi seperti yang dikatakan oleh Walikota Serang, bisa juga membuka peluang kerja yang bisa menanggulangi masalah pengangguran yang selama ini berkembang, seolah-olah Banten yang terendah. Mudah-mudahan dengan munculnya bisnis-bisnis kreatif dikalangan pengusaha pribumi, itu menjadi kesempatan utama untuk bisa membangkitkan ekonomi daerah. Untuk kebijakan Pemkot Serang sendiri kami melihat sudah ada gereget untuk mendorong bagaimana tumbuh kembangnya pengusaha-pengusaha pribumi untuk mengembangkan usahanya secara kreatif. Tinggal kita bagaimana caranya memanfaatkan peluang itu sebagai sebuah usaha, yang akan menjadi sentral bisnis di Kota Serang kedepan,” paparnya.

Sementara itu, pemilik kedai kopi ‘Om Bewok’ Rendra Prasetya mengaku, sejauh ini di Kota Serang sudah ada sekitar 85 kedai kopi.

“Informasi yang saya dengar terakhir itu sudah 85 titik kedai kopi yang ada di Kota Serang. Potensinya sangat besar, karena teman-teman yang sudah mulai berkecimpung di usaha kedai kopi sudah mulai tumbuh. Juga untuk calon investor lain silahkan. Yang pasti, saya inginnya brand lokal, istilahnya brand Kota Serang yang di kelola oleh warga Kota Serang. Kalau kebun kopi di Kota Serang belum ada,” singkatnya. (Baehaqi).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post