SERANG, (B1) – Walikota Serang Syafrudin, meninjau langsung proyek pekerjaan peningkatan infrastruktur (pengecoran) Jalan Cidadap, Walantaka dan Jalan Pasir Lembu, Lebak Wangi.
Hal itu dilakukan, untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan selesai seperti yang ditargetkan, yakni pada Desember tahun ini.
“Kedua jalan sama-sama sudah di cor dengan ketebalan masing-masing 20 sentimeter dengan panjang 2,6 meter,” paparnya, Senin (11/11/2019).
Kemudian, lanjut Syafrudin, begitu selesai progres selanjutnya adalah melanjutkan pembangunan sampai dengan warung doyong.
Pembangunan jalan di Walantaka dan Lebak Wangi, kata Syafrudin bukan tanpa alasan.
Hal tersebut dilakukan, karena wilayah tersebut merupakan wilayah industri.
Maka dengan dibangunnya jalan di wilayah itu, Syafrudin berharap kedepan kehadiran industri/investor bisa lebih maksimal, sehingga mampu menambah PAD Kota Serang.
“Disini sebagian wilayah industri, jadi harus kita tunjang dengan sarana infrastruktur yang bagus. Kalau infrastrukturnya kurang bagus, industri juga tidak ada yang hadir di tempat ini,” jelasnya.
Fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terhadap pembangunan infrastruktur sudah mulai terasa.
Saat ini, hampir disetiap jalan yang ada di Kota Serang lebih menyenangkan dan aman untuk dilalui.
Bahkan, untuk pembangunan jalan di Lingkar Luar Utara sendiri, lanjut Syafrudin sudah ditetapkan dalam RPJMD.
“Insya Allah tahun depan,” ucapnya.
Untuk pembangunan dua jalan di Cidadap dan Pasir Lembu, Pemkot Serang menghabiskan dana sekitar Rp 15,8 Milyar dengan rincian Jalan Cidadap Rp 9,3 Milyar dan Jalan Pasir Lembu Rp 6,5 Milyar.
Kadis PUPR Kota Serang M Ridwan menambahkan, pembangunan Jalan Cidadap, Walantaka, panjangnya mencapai 2,6 kilometer, sedangkan untuk Jalan Pasir Lembu, Lebak Wangi, sepanjang 1,5 kilometer.
“Untuk jalan yang disini sudah 60 persen, kalau di Cidadap Walantaka sudah 75 persen. Mudah-mudahan sampai akhir kontrak di bulan desember nanti sudah selesai,” pungkasnya. (Baehaqi).
























