BANTEN RAYABERITA PILIHANUncategorized

GOR Jayabaya dan Belasan Rumah di Lebak Rusak Usai Gempa

 

LEBAK, (B1) – Gempa dengan kekuatan 6.9 SR yang berada pada 147 km barat daya Sumur, Pandeglang, Banten dengan kedalaman 10 kilometer, yang terjadi pada Jum’at, 2 Agustus 2019 malam tadi, menyebabkan getaran gempa yang cukup panjang.

banner 300x600

Di wilayah Banten sendiri getaran terasa selama 60 detik di berbagai wilayah, sehingga menimbulkan kepanikan masyarakat, dan membuat warga berhamburan keluar dari rumah.

Tak terkecuali masyarakat yang terdampak di Kecamatan Rangkasbitung, Cipanas, Leuwidamar, Lebak Gedong, Muncang, dan Cikulur, Kabupaten Lebak menyatakan, selain berlangsung lama, kekuatan getaran juga terasa sangat besar dan membuat sejumlah bangunan rusak.

“Kenceng banget, kirain mau pingsan, gak taunya gempa. Tembok rumah pada retak,” ujar Fadhlan, salah seorang pemuda yang tinggal di Kampung Keong, Desa Cikatapis, Kabupaten Lebak, Sabtu (3/8/2019) kepada Bantensatu.

Ia mengaku, saat mengetahui bahwa getaran tersebut diakibatkan oleh gempa bumi, dirinya langsung berlari keluar rumah menyelamatkan diri sambil menggendong ponakannya.

“Dirumah lagi bertiga, saya, ponakan, sama Ibu. Langsung aja saya gendong ponakan sambil narik Ibu untuk keluar rumah. Diluar juga tetangga yang lain sudah ramai di halamannya masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, ada 12 rumah terdampak gempa bumi dengan magnitudo 6,9 pada Jumat (2/8/2019) malam.

12 rumah yang terdampak gempa tersebut mengalami kerusakan mulai kategori ringan hingga berat.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan kecelakaan, korban luka-luka hingga meninggal dunia.

“Kecamatan dengan kerusakan terparah ada di Rangkasbitung, Cipanas, Leuwi Damar, Lebak Gedong, Muncang, Cikukur, Warunggunung dan Cimarga. Sedangkan untuk korban jiwa maupun luka belum terdata. Data sementara hingga tengah malam tadi 12 rumah rusak, saya terus pantau untuk update,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi.

Hingga saat ini, pihaknya sedang membuka posko penanganan pasca gempa di beberapa lokasi.

“Selain rumah, kerusakan juga dilaporkan berdampak terhadap bangunan Gedung Olahraga (GOR) Jayabaya yang berada di dekat Alun-alun Rangkasbitung,” tambahnya. (Baehaqi Rizal).

Exit mobile version