CILEGON, (B1) – Sebuah video yang menggambarkan kepanikan di gerbang PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II / IPC Banten Kota Cilegon, beredar pasca terjadinya gempa bumi dengan kekuatan 7.4 Skala Richter (SR) di Perairan Selat Sunda, Jumat, (2/8/19) malam.
Dalam video berdurasi 25 detik tersebut, si perekam video yang diketahui berprofesi sebagai security di PT Pelindo II/IPC Banten mengatakan, bahwasanya air laut di PT Pelindo surut dengan kedalaman setinggi 15 meter dari bibir pantai.
“Ya Allah pas-pasan masuk malem lagi. Air udah mulai surut, di Pelabuhan Pelindo sampai kedalaman kurang lebih 15 meter. Satu jalur pada keluar semua, bismillahirrahmanirrahim, jaluk do’ane bae,” ucap si perekam.
Belum diketahui secara pasti mengenai kebenaran dari video tersebut, namun melalui rilis yang diterima Bantensatu.co, tim PFSO IPC Banten menginformasikan, setelah melaporkan kepada GM IPC Banten dan koordinasi dengan petugas KSOP, serta memperhatikan status yang dikeluarkan oleh pihak terkait, maka dengan ini diberitahukan bahwa kegiatan operasional di Pelabuhan Ciwandan untuk sementara diberhentikan dahulu sampai dengan ada informasi lebih lanjut atau dicabutnya status potensi tsunami oleh pihak terkait.
“Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatiannya, semoga kita semua diberikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran oleh Yang Maha Kuasa. Terima kasih,” rilisnya. (Baehaqi rizal).
