SERANG, (B1) – Mahasiswa/wi Sekolah Tinggi ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Tangerang, lakukan ziarah kubur usai Ujian Akhir Semester (UAS). Ziarah kali ini ke Banten Lama ( makam Sultan Maulana Hasanudin) dan Masjid Perahu Serang (Syekh Abdullah Anggaderpa), Kamis, (19/7/19).
Kedatangan mahasiswa/wi STISNU ke makam tersebut untuk memelihara tradisi kaum NU dalam mendoakan yang sudah di alam kubur. Sebagai generasi muda terutama kalangan kampus perlu juga ditanamkan ziaroh mengujungi makam para Wali Allah, SWT, di Nusantara. Juga untuk mengenal silsilah serta sekaligus mendoakan para leluhur yang sudah tiada.
Aman Tubilahi koordinator kegiatan mengatakan, ziarah merupakan kegiatan yang memiliki manfaat dalam mengingat perjuangan Waliyullah yang telah lama meninggal. Selain itu, kegiatan juga memberikan semangat baru bagi mahasiswa/wi STISNU Kota Tangerang, untuk menjalankan rutinitasnya pasca UAS sebelum mengkut perkuliahan semester baru.
“Ziarah dilakukan di dua lokasi berbeda. Diantaranya ke Banten Lama ( Makam Sultan Maulana Hasanudin). Setelah itu, menuju Kapal Bosok di Kampung Drangong, Kelurahan Curug Manis, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, (Syekh Abdullah Anggaderpa,red),” ungkapnya.
Dijelaskan Aman, ziarah kubur juga bertujuan untuk mendoakan yang telah meninggal, mengingat kematian, menjalin silaturahmi, serta mempelajari sikap dan warisan mulia para leluhur yang telah meninggal. Khususnya, tokoh yang telah memberi kontribusi besar terhadap peradaban Islam.
“Ziarah kubur merupakan salah satu bentuk untuk memanjatkan doa, meneladani perjuangan para Waliyullah dan Muassis NU. Serta meraih hikmah ziarah kubur sesuai keyakinan masing-masing,” tandasnya.
Salah satu mahasiswa yang ikut Nur Yasin menyatakan, agar generasi muda NU khususnya, di kalangan mahasiswa tetap menjaga komitmen dan menjaga tradisi NU yang sudah diwariskan. Juga memperjuangkan NU dalam mewujudkan visi keluarga mahasiswa Nahdlatul Ulama.
“Semoga kita sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama mampu meneladani pengorbanan para pendiri dan pejuang awal Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Dan senantiasa mendapatkan berkah dan diridhoi Allah SWT,” pungkasnya.(CJ/Sodik).
