CILEGON, (B1) – Sejak Februari 2019 lalu, empat Kampung di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mengalami kekeringan. Warga, saat ini sangat membutuhkan air bersih.
Ayubi salah satu warga menuturkan, untuk mendapatkan air bersih, warga harus menempuh perjalanan sekitar 1 hingga 3 KM.
Menurutnya, kekeringan air bersih, terjadi setiap satu tahun sekali terutama pada saat musim kemarau tiba.
“Iya pak lagi kekeringan air bersih, sudah ada sekitar 3 bulanan mah. Ngambil airnya jauh dari rumah ada sekitar 3 Kilo mah dari rumah,” ujarnya saat mengambil air di salah satu sumber mata air yang terlihat sudah mengering.
Ayubi menyampaikan, air bersih biasanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, masak, mencuci pakaian dan lain sebagainya.
Sejauh ini, kata Ayubi sekurangnya ada empat Kampung yang mengalami krisis kekeringan air bersih.
Empat kampung tersebut diantaranya, Kampung Batu Lawang, Kampung Pasir Salam, Kampung Sorod Lampung, dan Kampung Pasir Kelapa.
“Air bersih ini buat kebutuhan sehari-hari aja pak, kaya nyuci piring, masak, nyuci baju dan lain sebagainya. Yang sudah mengalami kekeringan air ini sekarang sudah empat kampung pak,” ungkapnya.
Sementara itu, ditemui di Kantornya, Kepala Kelurahan Gerem Deni Yuliandi mengatakan, terkait kekeringan air bersih yang terjadi di Empat Kampung itu pihaknya sudah mengajukan permohonan agar dapat dikirim bantuan air bersih kepada Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas BPBD Kota Cilegon.
“Kami sudah mengajukan permohonan bantuan pak ke BPBD Kota Cilegon, namun belum mencukupi. Dan saat ini kami juga memohon bantuan ke pihak PDAM yang ada di Kota Cilegon agar di kirim bantuan air bersih untuk warga,” terangnya.
Deni menyampaikan, saat ini yang dibutuhkan oleh warga adalah bantuan air bersih bukan air kemasan.
“Yang dibutuhkan adalah air bersih bukan air kemasan. Jadi kalo ada yang mau membantu agar mengirim air bersih aja agar dapat dibagikan ke warga yang mengalami kekeringan itu,” ucapnya.
Deni menambahkan, persoalan kekeringan air bersih terjadi setiap satu tahun sekali yang terjadi pada musim kemarau tiba.
“Kekeringan ini emang setiap satu tahun sekali terjadi, sehingga warga harus mengambil air bersih yang jaraknya lumayan jauh dari rumah,” pungkasnya. (Baehaqi Rizal).
























