CILEGON, (B1) – Partai koalisi pendukung Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi, bersama relawan yang tergabung dalam Sekber Satgas dan PA 212, gelar konferensi pers, Kamis (18/4/19) malam. Konfres diadakan di Sekber, Lingkungan Ciberko, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.
Dalam kesempatan tersebut, tim menyampaikan tanggapannya mengenai polemik, pasca penyelenggaran Pemilu 2019 terkait hasil Quick Count dari beberapa lembaga survei di televisi.
Ketua Sekber Satgas Prabowo-Sandi Kota Cilegon lman Khadafi, menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengabaikan hasil Quick Count yang ditayangkan.
“Hasil Quick Count, tidak menjadi legitimasi kemenangan 01. Yang real itu nanti di rapat pleno KPU bukan Quick Count. Maka dari itu kita akan ikuti hasil real count dari KPU,” tegasnya.
Sejauh ini, lanjut Iman, dari jumlah Plano C1, Prabowo-Sandi sudah unggul 60 persen.
“Kami minta masyarakat agar tetap tenang, jangan sampai terusik, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Hal senada diungkapkan Ketua DPC PAN Kota Cilegon Alawi Mahmud.
Dalam Pemilu ini, kata dia, akar permasalahan muncul akibat adanya hasil survey di televisi yang terkesan mendiskriminasikan kubu 02.
“Perihal pemilihan presiden, barangkali yang hangat diperbincangkan, akar persoalannya bahwa adanya keganjilan di televisi yang sumbernya dari lembaga survei. Ini yang mendapatkan respon dari masyarakat dan mengakibatkan kegaduhan. Kami melihat adanya indikasi upaya penggiringan opini agar bisa dilegitimasi untuk kemenangan calon presiden tertentu,” jelasnya.
Untuk kemenangan Prabowo-Sandi di Kota Cilegon yang cukup signifikan, lanjut Alawi, pihaknya merasa bersyukur dengan kerja keras tim yang telah memenangkan Paslon 02.
“Kami masih terus memantau, mencatat dan mengawal hasil di daerah dan provinsi Iain untuk memastikan tidak adanya pengurangan suara pada saat pleno. Paslon 02 di Cilegon menang 70 persen Iebih, dan kemenangan Prabowo-Sandi di setiap TPS mencapai 80 persen, ini yang kami syukuri. Kami mengajak pendukung dan masyarakat Cilegon untuk tetap tenang, sambil menunggu ketetapan hasil resmi dari KPU. Dan kami minta kepada seluruh lembaga penyelenggara, agar jangan main-main, dan kami percaya, KPU masih punya hati nurani untuk melakukan yang terbaik dan seadil-adilnya,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua PA 212 Cilegon Malim Hander Joni atau yang akrab disapa H Joni, mengapresiasi kerja tim pemenangan Prabowo-Sandi yang begitu kompak dan sukses meraih kemenangan di hampir semua wilayah di Kota Cilegon.
“Kita semua memonitor dan mencatat hasil itu, agar bagaimana tidak lari. Kalau di Cilegon 80 persen, jangan sampai ditingkat Provinsi hitungannya jadi 70. Siapapun yang terpilih itu presiden kita. Kami tidak suudzon terhadap KPU. Tapi kalau dicurangi, kebenaran harus diungkap,” ujarnya.
Dirinya berharap, kekompakan yang sudah terjalin dalam silaturahmi antara PA 212, Sekber Satgas dan Partai Koalisi, tidak pecah dan tetap bersatu untuk memilih pemimpin yang baik, sampai dengan waktu yang akan datang.
“Harapan kami menjaga kebersamaan ini setelah mengusung Capres yang baik, koalisi ini tetap solid untuk mengusung Gubernur Banten terbaik dan Walikota Cilegon terbaik. lni pertimbangan untuk memperhatikan Cilegon tetap dirawat. Insya Allah akan mendapat dukungan dari masyarakat Cilegon karena dasarnya didukung oleh ljtima Ulama,” tutupnya. (Baehaqi Rizal).
