SERANG, (B1) – Jajaran Satbrimob Polda Banten, ikuti penyuluhan tentang bahaya Narkoba. Penyuluhan disampaikan Kasi Pencegahan BNN Provinsi Banten Ainul.
Usai penyuluhan, langsung dilaksanakan tes urin yang diikuti seluruh personil Brimob, di Mako Brimobda Banten, Rabu (6/3/19).
Dansat Brimob Kombes Pol Reeza Herasbudi kepada awak media mengatakan, Narkoba merupakan permasalahan bangsa yang kini merajalela hingga pelosok desa, dengan tidak memandang usia berapapun.
“Dengan diadakannya penyuluhan Narkoba ini, berharap anggota mengerti dan mengetahui akan bahaya Narkoba bagi diri sendiri maupun keluarga. Ketergantungan terhadap Narkoba merupakan kondisi dimana orang mengalami ketergantungan terhadap suatu zat adiktif yang tergantung dalam Narkoba,” terangnya.
Lanjur Reeza, Kasi Pencegahan BNN Provinsi Banten, Ainul dalam pendapatannya menyebutkan, masyarakat bukan tidak tahu tentang apa itu masalah adiksi yang dialami oleh pemakai Narkoba.
“Jika sudah terkena Narkoba, sistem otak yang sudah rusak tidak akan pulih dan sembuh kembali 100 persen. Mereka dapat disembuhkan melalui rehabilitas dan menatap kehidupan untuk masa depan yang lebih baik,” kutipnya.
Usai mengikuti penyuluhan tentang bahaya Narkoba, sebanyak 54 anggota Personil Brimobda Banten, melaksanakan tes urin secara acak, dan hasilnya negatif. (hum/way).
























