Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAUncategorized

Bhayangkari Polda Banten Ajak Pelajar Jauhi Narkoba, Pornografi dan Hoax

×

Bhayangkari Polda Banten Ajak Pelajar Jauhi Narkoba, Pornografi dan Hoax

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA se Provinsi Banten, mengikuti sosialisasi menyelamatkan generasi millenial dari bahaya narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax. Kegiatan digagas Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Banten, di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (26/3/19).

Example 300x600

Ketua Bhayangkari Polda Banten Niken Tomsi Tohir mengatakan, menyelamatkan generasi millenial sangatlah penting. Sebab saat ini Indonesia sudah darurat dari bahaya narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax.

“Indonesia dalam kondisi darurat narkoba, pornografi, kekerasan dan ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” kata Niken dalam sambutanya.

Menurut Niken, generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Merekalah yang nantinya akan memimpin negara dan menjadi perekat bangsa. Sayangnya masih banyak generasi muda kita yang tidak terarah, karena terjebak oleh pornografi, narkoba, dan tindakan negatif lainnya. Apalagi diera digital ini akses terhadap apapun menjadi sangat mudah.

“Penyalahgunaan narkoba memiliki dampak yang cukup luas, baik fisik maupun mental. Juga mempengaruhi kepribadian, kedisiplinan, bahkan menjadi penyebab terjadinya perkelahian antar pelajar,” ujarnya.

Selain narkoba, Niken menambahkan generasi yang lahir pada era milenial ini harus mampu menjadi bijak dalam memanfaatkan teknologi yang ada perkembangan teknologi yang semakin pesat ini dapat berdampak positif ataupun justru berdampak negative.

“Medsos berteknologi praktis dan mudah didapat. Namun kemajuam teknologi bukan hanya hal positif tapi juga buruk. Untuk itu kita harus berhati-hati, seperti hoax karena dapat memecah belah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Kurniawan mengatakan berdasarkan sejumlah data baik dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Perlindugan Anak (LPA), penyalahgunaan narkoba dan pornografi sudah cukup memprihatinkan di Indonesia.

“Berdasarkan data dari BNN sebanyak 2,3 juta orang pelajar terlibat narkoba dan yang lebih mencengangkan data dari LPA sebanyak 80 juta anak terlibat penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Tomex mengungkapkan dampak narkoba bukan hanya mempengaruhi dirinya sendiri, tapi juga orang lain. Untuk itu dirinya mengajak pelajar di Banten untuk bersama-sama menjauhi narkoba.

“Menghancurkan Tidak perlu pakai nuklir, tapi cukup menguasai generasi mudanya dengan narkoba dan ini yang harus kita perangi bersama,” ungkapnya. (hum/way).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post