TANGSEL,(B1) – Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD) Salimah Tangerang Selatan (Tangsel), dan Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Banten, salurkan bantuan, bagi korban tsunami Pandeglang. Bantuan berupa air mineral seberat 7,6 ton dam diterima langsung oleh Pinpinan Daerah (PD) Salimah Pandeglang dan KNRP Pandeglang. Tampak hadir Ketua KNRP Banten H. Rinaldi Syafiq.
Ustadzah San Susilowati akrab dikenal Ustadzah Susan Ketua PD Salimah Tangerang Selatan mengatakan, bantuan dilaksanakan di Posko bersama Harfa (Bantuan Dhuafa) didaerah Tarogong Pandeglang, Banten.
“Meskipun bantuan ini jumlahnya terbatas. Namun kami berharap semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan penderitaan saudara-saudara kami di Landeglang yang terkena musibah bencana tsunami beberapa waktu yang lalu,” tuturnya.
Susan menambahkan, sudah merupakan keharusan sebagai sesama anak bangsa Indonesia, harus bahu membahu membantu para korban, baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung, untuk segera bangkit dari keterpurukan dan kembali bisa menjalani kehidupannya dengan normal.
“Kehidupan para korban musibah tsunami akan dapat segera pulih dan menjalankan aktifitasnya kembali sehari-hari, jika kita semua mau peduli dan bersama-sama kita membantu para korban untuk segera merecovery kehidupan mereka,” tandasnya.
Menurut informasi dari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho , korban meninggal dunia sebanyak 430 orang, 1.495 luka-luka, 159 orang hilang. Adapun korban di Pandeglang ada 290 orang tewas, 1.143 luka-luka, 77 orang hilang, dan 17.477 orang mengungsi. Dan daerah pesisir di sepanjang pantai Carita, Pantai Panimbang, Pantai Teluk Lada, Sumur, dan Tanjung Lesung, banyak mengalami kerusakan. Sepuluh kecamatan di Pandeglang terdampak dari terjangan tsunami. (Btl).
