Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
PEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

DPMPTSP Tangsel Capai Target Retribusi IMB Ditengah Kelesuan Properti

×

DPMPTSP Tangsel Capai Target Retribusi IMB Ditengah Kelesuan Properti

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGSEL,(B1) – Penjualan properti secara nasional pada tahun 2018 lalu mengalami kelesuan, dan belum menunjukkan geliat peningkatan pertumbuhan yang tinggi. Kondisi demikian disebabkan beberapa hal, yang paling utama adalah situasi ekonomi global yang masih belum sepenuhnya membaik, serta masih rendahnya tingkat pertumbuhan kredit properti Perbankan.

Example 300x600

Namun ternyata, kelesuan sektor properti itu tidak banyak berimbas pada capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bahkan tercatat, terdapat kenaikan pendapatan retribusi dari target yang diharapkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Ditemui Bantensatu.co pada Senin (21/1/19) pagi dikantornya, Kepala DPMPTSP Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menuturkan, jumlah penerimaan retribusi IMB tahun 2018 mencapai sekitar Rp. 65,2 miliar. Dan itu artinya penerimaan retribusi IMB tahun 2018 telah melampaui target yang diberikan pada angka Rp. 60 Miliar.

“Walaupun secara nasional ada perlambatan pertumbuhan pada sektor properti, namun ini menunjukkan bahwa geliat pembangunan sektor properti di Kota Tangerang Selatan masih tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan terealisasinya capaian target penerimaan retribusi IMB akhir tahun anggaran 2018 sebesar Rp. 65,2 Milyar, yang semula ditetapkan sebesar Rp. 60 Milyar, ” terangnya.

Ditambahkan Bambang, hasil capaian target diatas itu tak lepas dari adanya kemudahan-kemudahan dalam pelayanan perizinan secara keseluruhan di Kota Tangsel, seperti kemudahan dalam pendaftaran secara online, kesadaran masyarakat yang meningkat akan pentingnya kelengkapan ijin, serta adanya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelayanan pengkajian teknis persyaratan IMB.

“Capaian ini tak terlepas dari kemudahan-kemudahan yang kita berikan,” tandasnya.

Sementara itu, Maulana Prayoga selaku Kepala Bidang Perizinan Pembangunan DPMPTSP Tangsel membeberkan, bahwa kontribusi penerimaan IMB selama ini didominasi oleh sektor properti, khususnya untuk bangunan non-rumah tinggal. Dijelaskannya, bahwa hal itu menunjukkan jika wilayah Tangsel memiliki magnet tersendiri bagi para pelaku usaha maupun investor bidang properti.

“Kota Tangsel itu masih menjadi daya tarik bagi para pelaku usaha bisnis dan usaha nasional maupun internasional, khususnya di sektor properti. Karena kota Tangsel ini memiliki infrastruktur yang sangat baik, seperti diapit 3 pintu tol dalam kota ( tol lingkar luar BSD-Kampung Rambutan, tol Jakarta-Merak serta tol Kunciran Serpong-Jagorawi) dan juga Tangsel dekat ke bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal tersebut tergambar dengan jelas rencana pembangunannya dalam tata ruang. Sehingga menyebabkan para pelaku usaha properti masih menjadikan Kota Tangsel layak untuk berinvestasi,” pungkasnya. (Btl).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post