Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAPEMERINTAHANUncategorized

Wahidin Halim “Informasi Hoaks Itu Jahat”

×

Wahidin Halim “Informasi Hoaks Itu Jahat”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

LEBAK, (B1) – Gubernur Banten, H. Wahidin Halim tegaskan, informasi hoaks itu jahat. “Hoaks itu jahat,” tukasnya, saat sambutan di Rapat Kerja Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu, (26/12/18).

Example 300x600

Gubernur menegaskan, info hoaks tidak memiliki perasaan, apalagi dalam situasi sedang terkena bencana. Disaat masyarakat sedang terputus komunikasinya, lampu mati dan bangunan banyak yg rubuh, belum lagi terluka.

“Kok ada saja yang tega membuat berita palsu sehingga membuat warga menjadi panik,” tandasnya.

Gubernur mengggambarkan kondisi masyarakat akibat hoaks saat proses penanganan tsunami Selat Sunda di kawasan Sumur, Labuan, Carita, Kabupaten Panndeglang.

Tim penanganan dampak bencana, relawan dan seluruh masyarakat di sana harus lagi tunggang langgang akibat adanya isu akan muncul tsunami susulan. Dan, tidak sedikit diantara tim penangnanan dampak bencana atau relawan sejenak meninggalkan upaya-pertolongan terhadap korban.

Apalagi, saat itu, banyak yang berteriak untuk menyelamatkan diri. Untuk hal ini, Gubernur menilai, sangat manusiawi apabila masyarakat menyelamatkan diri.
Saat itu, kepada masyarakat Gubernur menghimbau untuk tidak percaya hoaks. Setiap informasi yang diterima harus disaring-saring dulu kebenarannya.

Kepada para ulama Gubernur mengajak untuk bersama-sama menciptakan ketentraman dan kedamaian dalam masyarakat, menumbuhkan semangat saling bela antar kiayi untuk menciptakan ketentraman dan kedamaian. Jangan percaya hoaks, saling bela antar kiayi sehingga ketentraman dan kedamaian.

“Kedamaian dan ketentraman membuat kita bisa melaksanakan ibadah lebih baik. Kita berbuat lebih banyak untuk kebaikan,” katanya.

Dalam kesempatan berbeda Gubernur menghimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang pantai dan menjauhi minimal radius satu km, dari pantai. Namun jangan panik dan tetap tenang serta waspada.

Sementara itu, Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten, K.H. Matin Djawahir menyampaikan, terima kasih atas perhatian Gubernur kepada pesantren-pesantren di Provinsi Banten.

“Bantuan Pak Gubernur bermanfaat untuk pengembangan pesantren di Banten,” kata Djawahir.

Untuk diketahui, pada tahun 2018, Pemprov Banten menggelontorkan bantuan sebesar Rp20 juta perpesantren. (kom/santi).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post