Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAUncategorized

Polda Banten Terangkan Ciri Korban Tsunami Yang Belum Teridentifikasi

×

Polda Banten Terangkan Ciri Korban Tsunami Yang Belum Teridentifikasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

PANDEGLANG, (B1) – Polda Banten berikan keterangan terkait jenazah korban pasca bencana Tsunami selat sunda wilayah Banten. Khususnya bagi jasad yang belum teridentifikasi di RSUD Berkah Pandeglang, hingga, Kamis (27/12/18), pukul 16.00 WIB.

Example 300x600

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir melalui Kabidhumas AKBP Edy Sumardi P menyebutkan dari sembilan jenazah yang belum teridentifikasi diantaranya, DVI / SMR / 0111, laki-laki perkiraan usian 20-30 tahun, dengan
Ciri khusus, pada pipi kiri di bawah sudut mata terdapat tahi lalat berbentuk bulat warna hitam, berdiameter 0,1×0,1 cm, di atas bibir sisi kanan di atas sudut bibir terdapat tahi lalat diameter 0,1×0,1 cm, dan pada pangkal lengan atas kanan sisi depan terdapat tahi lalat hitam 0,4×0,3 cm.

“Pada dada sisi kanan terdapat tahi lalat warna hitam ukuran 0,1 x 0,1 cm, rambut lurus hitam panjang 1,5 cm, tinggi badan 157 cm, panjang telapak kaki 22cm, celana dalam bahan kaos warna biru ukuran s terdapat tulisan hicoop, memakai gelang manik bulat bahan kayu warna coklat dengan tali benang,” ungkap Edy.

Selanjutanya, kata Edy, jenazah kedua, DVI / CRT / 0108, berjenis kelamin perempuan, perkiraan usia 4 – 5,5 Tahun, dengan ciri khusus, tahi lalat berwarna hitam di dahi, pelipis kanan, di bawah kelopak mata kiri dan bokong kanan, memakai anting bentuk bulat tanpa mata warna kuning emas terpasang  pada dua cuting telinga, serta pakaian gaun bahan kaos warna biru jenis long dres, dan celana dalam bahan kaos.

“Jenazah ketiga, DVI / SMR / 0092, jenis kelamin perempuan berusia antara 18 – 25 tahun, dengan panjang badan 150 cm. Ciri khusus, kuku jari kedua tangan tampak panjang dengan ujung kuku tampak rata, rambut hitam beruban lurus 11 cm, pada kedua lutut ada jaringan parut berwarna lebih terang berukuran 3×1,5 cm dan 1×0,5 cm, jenazah keempat, dengan kode DVI / LABUAN / 0105, adalah perempuan berusia sekitar 27-40 tahun, panjang badan 155 cm, dengan ciri khusus, rambut hitam panjang 17 cm, mengenakan celana dalam bahan katun hitam polos,” paparnya.

Untuk jenazah kelima dengan kode, DVI / SUMUR /0091, lanjut Edy, merupakan perempuan berusia sekitar 20-40 tahun, dengan panjang badan 155 cm, dan memiliki ciri khusus berupa rambut hitam lurus 20 cm, pakaian kaos lengan panjang bahan katun warna abu motif bunga warna biru, mengenakan perhiasan cincin logam emas mata berlian pada jari tengah tangan kanan dan cincin logam emas pada jari manis tangan kanan, dan di sekitar jenazah di temukan satu strip obat.

Selanjutnya, jenazah dengan kode DVI / TJL /0098, berjenis kelamin perempuan dewasa, dengan panjang badan 159 cm.

“Ciri khusus jenazah keenam ini memakai sambungan rambut  berwarna coklat, kuku tangan dan kaki menggunakan kutek warna merah hati dan pacar kuku, gigi menggunakan behel, perhiasan anting bahan logam warna perak polos dan anting bahan logam dengan ulir tiga jalur warna perak, kalung rante kecil warna emas, pakaian kaos lengan panjang sesiku motif zebra merk happycom, celana korset katun, dan celana dalam coklat. Jenazah ketujuh diketahui merupakan laki-laki berusia antara 17-30 tahun. Dengan kode DVI / TJL / 0087, panjang badan 155 cm, sudah di sunat, pakaian kaos lengan pendek hitam ukuran L terdapat tulisan MONTEL ANNIVERSARY 9TH BABAK BUNGUR, dan celana dalam katun biru merk NYC,” jelasnya.

Masih kata Edy, jenazah kedelapan dengan kode DVI / TJ / 0014, merupakan perempuan berusia sekitar 25-35 tahun, perawakan gemuk, tinggi 161 cm, pakaian bra merah muda, celana dalam warna hitam, perhiasan cincin bahan logam warna silver berbentuk dua batang melingkar dengan beberapa mata warna putih pada bagian tengah warna opal, dan terdapat anting bahan logam di kedua bagian telinga.

“Jenazah terakhir kita beri kode DVI / CRT / 0096, diketahui berjenis kelamin laki-laki dewasa dengan panjang bandan 169 cm, tidak di sunat, rambut hitam pendek cepak, memiliki tahi lalat di dada sisi kiri dan puncak bahu kiri, serta berambut lebat pada tangan dan kaki,” ulasnya.

Sehingga, lanjut Edy, jumlah total jenazah korban bencana Tsunami Selat Sunda yang belum terdidentifikasi saat ini berjumlah 9 jenazah, yang terdiri dari 3 jenazah laki-laki dan 6 jenazah perempuan. (san/baehaqi).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post