BANTEN RAYAUncategorized

Pemprov Banten Dirikan Tujuh Dumlap Korban Tsunami

 

PANDEGLANG, (B1) – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Sosial Provinsi Banten mendirikan Dapur Umum Lapangan (Dumlap). Pendirian Dumlap untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pengungsi kaibat bencana Tsunami Selat Sunda.

banner 300x600

Lokasi Dumlap berada di Kecamatan Carita, lokasi di sekitar hotel Wiracarita. Selanjutnya Kecamatan Labuan untuk pengungsi di SD Kalanganyar 1, SD Kalanganyar 2, GOR Labuan, dan Masjid Tarogong. Kecamatan Angsana 20 titik pengungsian Panimbang, Sukaresmi, Sobang dan Tanjung Lesung. Kecamatan Jiput untuk pengungsi di wilayah Pulosari, Desa Kalanganyar.

Serta ada dapur umum mandiri masyarakat, di Kecamatan Sumur untuk 1.400 orang pengungsi, dan Tanjung Lesung untuk pengungsi di daerah Cikadu.

Pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan, mengingat masih banyak tempat-tempat yang masih belum berhasil ditembus, dikarenakan terputusnya akses serta banyaknya puing-puing sisa bencana yang menghambat proses evakuasi. Selain itu lokasi bencana yang berada cukup jauh sehingga sulit untuk terjangkau.

Respon cepat Pemerintah Provinsi Banten sesuai arahan Gubernur Banten. Dalam berbagai kesempatan Gubernur memerintahkan aparatur Pemprov Banten untuk benar-benar mempersiapkan, penanggulangan bencana secara cepat.

“Apabila di BPBD Provinsi Banten masih kurang, kita langsung minta ke pusat melalui BNPB,” ujar Gubernur.

Upaya penanggulangan bencana di Provinsi Banten, terus dipantau Gubernur Banten, H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur H. Andika Hazrumy. Keduanya, meninjau langsung lokasi bencana dan penampungan pengungsi bencana tsunami yang terjadi di sepanjang pesisir Barat Provinsi Banten.

Gubernur meninjau di lokasi penampungan korban bencana di Kecamatan Jiput dan Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang. Sedangkan Wakil Gubernur melihat lansung ke Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. (kom/san).

Exit mobile version