TANGSEL,(B1) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kota Tangerang Selatan, tuai kritikan dari pelaku IKM.
As, (45), wirausahawan muda asal Setu, Tangsel, mengeuh dan kecewa terkait lambannya pelayanan yang Ia dapat di Disperindag Tangsel.
“Saya sudah tujuh bulan lebih, mengajukan terkait Haki atau hak paten untuk merk produk barang yang saya produksi. Tapi sampai sekarang belum ada kabarnya. Kalau ngantung beginikan, jadi susah saya buat melangkah mengembangkan usaha,”kesalnya.
Julham Firdaus ketua Bamus Tangsel, menyesalkan masih adanya keluhan pelaku IKM/UMKM di Disperindag Tangsel. Itu membuktikan tidak cerdasnya kinerja Disperindag.
“Ngapain aja kerjanya tujuh bulan, ngurus Haki kok gak kelar-kelar. Emangnya bikin pesawat terbang, masa bikin Haki aja sampai tujuh bulan, belum selesai,” tandasnya.
Julham juga, mempertanyakan inspektorat dalam hal pengawasan kinerja para ASN dan TKS di Pemkot Tangsel.
“Buat apa ada sistem pelayanan online di Tangsel kalau membuat Haki saja sampai 7 bulan gak selesai-selesai. Sepengetahuan saya, Satu Minggu harusnya sudah selesai jika hanya membuat Haki. Perlu dievaluasi dan mendapat teguran yang keras, atau diganti saja Kepala Dinasnya. Bukan sistemnya, tapi mental aparaturnya yang buruk,” tegasnya. (Btl).
























