Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
PEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

Serap 1,32 Juta Tenaga Kerja Nasional, Pemkot Tangsel Kembangkan Industri Kerajinan Craft

×

Serap 1,32 Juta Tenaga Kerja Nasional, Pemkot Tangsel Kembangkan Industri Kerajinan Craft

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGSEL,(B1) – Pemerintah pusat melalui Kementerian terkait terus genjot sektor Industri Kecil Menengah (IKM). Catatan yang ada menyebutkan, pada akhir tahun 2017, lalu saja ada sekitar 1,32 juta tenaga kerja yang terserap dari keberadaan 696 ribu usaha kerajinan tangan Craft di berbagai wilayah di Indonesia.

Example 300x600

Hal tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan, adakan pelatihan kerajinan industri Craft di kampung Anggrek, Kamis, (15/11/18).

Retno Prawati Asda II Pemkot Tangsel bidang Ekonomi dan Pembangunan menjelaskan, Pemkot Tangsel saat ini terus mengembangkan IKM kerajinan Craft melalui berbagai program dan kegiatan. Baik yang difasilitasi Disperindag, atau dinas lainnya, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Kegiatan-kegiatan itu antara lain, peningkatan kompetensi SDM, pengembangan kualitas produk, standarisasi, fasilitas mesin dan peralatan, hingga promosi.

“Kita juga menyadari bahwa kerajinan Indonesia memiliki pasar yang sangat luas dan terus meningkat. Sehingga bisa dikatakan bahwa IKM kerajinan menjadi salah satu tombak ekonomi kerakyatan yang tahan terhadap krisis ekonomi global,” terang Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, yang dibacakan Retno Prawati saat membuka pelatihan.

Sementara itu, Maya Mardiana selaku Kepala dinas industri dan perdagangan (Disperindag) Tangsel menerangkan, pelatihan industri kerajinan Craft tersebut dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan. Agar pelaku usaha kerajinan bisa menembus pasar global dengan produk-produk khas wilayah Tangsel.

“Dari potensi kerajinan disini cukup bagus, sudah banyak komunitas kerajinan yang berdiri di Kota Tangsel. Sumber daya manusianya cukup tinggi, motivasinya cukup baik, ini kan menjadi potensi. Tinggal bagaimana caranya produk ini memiliki daya saing, baik nasional maupun internasional,” tutur Maya Mardiana, Kepala Dinas Disperindag Kota Tangsel, dengan senyumnya yang manis.

Maya Mardiana menambahkan, beberapa produk yang kini cukup menonjol bagi pelaku usaha di Tangsel adalah batik, perhiasan, tas dan produk kerajinan lainnya. Produk-produk itu selalu menghadiri sejumlah pameran bertaraf nasional dan internasional seperti Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft), KriyaNusa 2018, serta Festival Indonesia Moskow yang digelar di Hermitage Garden, Moskow, Rusia, tahun 2017 lalu.

Akan tetapi banyak pelaku usaha kerajinan yang belum mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi promosi produk kerajinan tersebut. Misalnya tentang kemasan yang belum didesain untuk memikat pembeli.

“Contohnya misalnya tas, produknya oke, dipakai juga bagus dan tahan lama, tapi kurang menarik dibeli orang, karena apa? karena kemasannya kurang menarik. Jadi kita juga melatih mereka bagaimana menjadikan kemasan itu menjadi daya tarik juga,” tandasnya.

Masih menurut Maya, pendampingan yang terus diberikan kepada pelaku IKM tak hanya di hulunya saja, melainkan juga hingga ke hilir. Dimana pada saat mengirim produk tersebut, pelaku usaha terkadang bingung memenuhi persyaratan pengiriman yang ada, baik untuk pengiriman dalam negeri maupun ekspor.

“Untuk eksport kan ada banyak persyaratan-persyaratan, jadi kita dampingi dari mulai Bea Cukainya, Shipping (pengapalan), dan lain-lain. Kemudian juga kuantitas barang, misalnya dari Buyer (pembeli) meminta kuota yang cukup banyak, kalau pengrajin baru akan bingung bagaimana cara memenuhinya, nah kita support mereka agar, bagaimana cara meningkatkan produksinya,” ungkapnya.

Nilai ekspor produk kerajinan tangan Indonesia terus mengalami peningkatan, berdasarkan data Kementerian Perindustrian pada tahun 2017 nilainya mencapai 776 juta dolar US. Angka itu naik 3,8 persen dari tahun 2016 yang sebesar 747 juta dolar US. Sedangkan pada tahun ini, angka itu akan ditambah dengan menargetkan ekspor produk IKM hingga 10 persen. (Btl).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post