Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BISNISTANGERANG RAYAUncategorized

BMI Tangsel: Kinerja Presiden Sudah “On The Track”

×

BMI Tangsel: Kinerja Presiden Sudah “On The Track”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGSEL,(B1) – Benteng Muda Indonesia (BMI) Kota Tangsel, nilai kinerja Presiden Jokowi, saat ini sudah “On The Track”.

Example 300x600

“Bahwa kerja ekonomi Presiden Jokowi sudah “on the track”. Yakni sesuai dengan target yang sudah ditetapkan pemerintah,” kata Syukri Rahmatullah, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Tangsel, usai diskusi Generasi Milenial terkait ‘Ekonomi Nasional’ di Ciputat, Tangsel, Minggu (10/11/18).

Menurutnya, perekonomian Indonesia pada triwulan III 2018 tumbuh sebesar 5,17 persen. Hal itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada tanggal 5 November 2018. Berdasarkan penjelasan Presiden, bahwa pertumbuhan ekonomi cukup menggembirakan di tengah tekanan global.

“Sinyal itu membuktikan, bahwa pemerintah diangap berhasil menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi. Dimana dikatakan Presiden Jokowi, jika Ia akan terus mempertahankan dan meningkatkan perekonomian nasional di masa-masa mendatang,” tambahnya.

Dijelaskannya, teriakan-teriakan yang menilai ekonomi indonesia lamban, lemah, dan tidak baik harus dibuktikan dengan data, bukan hanya dengan ucapan belaka. Sehingga riil dan terlepas dari komoditas politik menjelang pemilu.

“Jangan sampai karena kepentingan pemilu, data mengenai membaiknya perekonomian indonesia ditutup-tutupi kelompok oposisi. Berbeda boleh, bertarung boleh, tapi jangan berbohong. kasian rakyat,” tegas Syukri.

Syukri menjelaskan, Presiden Jokowi sempat menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup baik dibandingkan negara lain saat ini. Pernyataan itu di lontarkan Presiden usai meninjau Depo MRT Lebak Bulus, Selasa 6 November 2018, lalu.

“Alhamdulillah, menurut saya masih sangat baik. Artinya kita bisa mempertahankan pada posisi 5,1 persen dan kita lihat tren konsumsi masyarakat juga masih di atas 5 persen,” jelas Syukri, mengutip penuturan Presiden.

Lanjut Syukri, Presiden pun membandingkannya dengan situasi global ekonomi yang menurun dan ramainya perang dagang saat ini. Presiden optimis, jika pertumbuhan ekonomi di angka 5,17 sudah sangat baik.

Tidak sampai di situ menurut Syukri, Presiden juga menegaskan bahwa, pemerintah akan memperkuat pelatihan vokasi bagi lulusan SMK. Terutama yang belum terserap ke dunia kerja.

“Saya sampaikan bahwa yang namanya Vocational Training itu, masih menjadi fokus kita untuk memperbaiki kualitas. Sehingga SDM kita betul-betul siap untuk masuk dunia kerja,” terang, Syukri. (Btl).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post