TANGSEL,(B1) – Badan Pengelola Transfortasi Jabodetabek (BPTJ), Perum Perusahaan Daerah (PPD) dan GlaD, luncurkan bus PPD kelas Premium eksekutif, rute Intermark BSD bandara Internasional Soekarno-Hatta. Peluncuran dilakukan di gedung intermark BSD, Serpong, Senin, (15/10/18).
Menurut Bambang Prihantono selaku kepala Badan Pengelola Transfortasi Jabodetabek (BPTJ), rute bus Premium kelas eksekutif rute Intermark BSD ke bandara Internasional Soekarno-Hatta, merupakan rute ke 4 yang telah diluncurkan hasil kerjasama PPD dengan GlaD. Seperti diketahui sebelumnya PPD dan GlaD telah meluncurkan rute, Mega city Bekasi-Plaza Senayan, LRT city Bekasi-Grand Paragon, Mal Kelapa Gading-Bandara Soeta dan yang ke 4 adalah rute Intermark BSD bandara Soekarno-Hatta.
“Ini merupakan komitmen dari BPTJ untuk meningkatkan penggunaaan angkutan umun dikalangan masyarakat. Saat ini makin meningkat pengguna angkutan umum hingga sudah mencapai 39 persen. BPTJ sudah membuat regulasi dan aturan transfortasi massal yang baik untuk masyarakat, dan tinggal kewajiban para PO-PO (Perusahaan Otobus) untuk menyediakan angkutan massal yang baik, murah dan nyaman. Dalam kesempatan ini, BPTJ mengapresiasi langkah GlaD yang menyediakan angkutan bus khusus wanita. Dan kedepannya, BPTJ yang telah berkomitmen memberikan menyediakan angkutan massal, akan terus membuat terobosan-terobosan baru agar masyarakat mau menggunakan angkutan massal/umum, dan agar makin diminati oleh masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Agung Ariyanto selaku CEO GlaD berterima kasih kepada PPD, BPTJ serta Kementrian Perhubungan yang telah memberi kesempatan untuk berkarya dengan PPD dalam penyediaan layanan angkutan umum.
“Seperti yang diinginkan oleh Gubernur DKI Jakarta saat ini, agar semua moda angkutan umum dapat konekting antara bus PPD dengan angkutan lainnya, seperti sepeda motor dan angkot. Melalui aplikasi GlaD yang kami tawarkan, maka kita berkomitmen untuk menyediakan layanan angkutan massal dan umum yang baik dan nyaman, khususnya untuk para kaum wanita, agar merasa lebih nyaman saat menggunakan angkutan umum seperti bus hasil kerjasama PPD dan GlaD ini,” terangnya.
Di tempat yang sama, Pande Putu Yasa Dirut PPD mengatakan, kegiatan merupakan acara kedua setelah lauching bus PPD rute Soekarno-Hatta sebelumnya.
“Sambutan yang paling meriah atas peluncuran bus PPD rute bandara adalah sambutan yang terjadi di Tangerang Selatan. Dan aplikasi yang diciptakan oleh GlaD ini dapat mendeteksi rencana kepergian penumpang ke bandara dengan detaik. Ada 4 unit bus yang akan diluncurkan rute Intermark BSD-Soekarno-Hatta. Kami telah berkomitmen bahwa, ada atau tidak ada penumpang, maka opeasional bus PPD akan tetap dijalankan karena GlaD yang akan membayar biaya operasionalnya bus-bus tersebut,” pungkasnya. (Btl).
