TIGARAKSA, (B1) – Bermain di kandang sendiri di stadion utama sport center Kelapa Dua, Pendekar Cisadane atau Laviola julukan Persita hanya mampu petik angka satu. Hal itu menyusul hasil seri saat ditahan imbang 1-1 kontra Semen Padang, Rabu, (5/9/18).
Namun demikian meski hanya raup satu poin, Persita Tangerang berhasil mengamakan posisi tiga sementara klasemen liga 2, wilayah Barat, dengan 21 poin dari 14 laga. Sementara posisi puncak kini dipegang Semen Padang dengan 29 poin dan di tempat kedua diduduki Persis Solo dengan 25 poin dari 14 kali bertanding.
Jalannnya pertandingan. Di babak pertama Persita sempat tertinggal 0-1 akibat counter atack dari Semen Padang. Tertinggal 0-1 anak-anak asuhan Wiganda Saputra merespon dengan menyerang. Namun hingga turun minum belum juga berhasil.
Tekanan yang diberikan laskar Pendekar Cisadane akhirnya membuahkan hasil. Pada menit 60 berawal dari sepak pojok, tandukan Aldi Alachya tidak mampu dihadang kiper Semen Padang Rendy OS. Hingga peluit tanda pertandingan usai, kedudukan 1-1 tidak berubah.
Usai pertandingan Pelatih Persita Wiganda Saputra mengakui kesulitan pemainnya dalam mendobrak pertahanan lawan. Hal itu diyakini hanya karena pemainnya baru saja menyesuaikan lapangan baru.
“Saya kira pemain saya, baru saja beradaptasi dengan lapangan baru. Pasalnya setelah sekian lama, bermarkas di luar Tangerang, saya fikir itu sedikit mempengaruhi permainan. Kita akan lebih baik lagi di pertandingan berikutnya,” ucapnya.
Pertandingan ‘come back’ Persita ke Tangerang di stadion utama sport center Kelapa Dua, disaksikan sekitar 14 ribu lebih penonton. Sebelumnya Persita harus berpindah-pindah home base lantaran markas sebelumnya di stadion Benteng Tangerang, sudah tidak bisa dipakai. (bayu).
























