SERANG, (B1) – Kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden di Banten, memastikan tetap dilaksanakan. Hal tersebut dikatakan ketua panitia Sudrajat Syahrudin di Ponpes Al-Islam, Kota Serang, Senin, (6/8/18), malam.
Dikatakan pria yang akrab disapa Ajat ini, deklarasi jalan terus, hanya saja lokasi deklarasi yang awalnya akan dilakukan di Alun-alun Barat Kota Serang berpindah ke Kenadziran Sultan Maulana Yusuf Kasunyatan Banten.
“Dulu mayoritas menginginkan di alun-alun, namun ternyata suara minoritas yang Allah pilih, tepatnya di Kenadziran Sultan Maulana Yusuf Kasunyatan Banten,” katanya kepada awak media.
Lanjut Ajat, pemindahan tempat lantaran ada penolakan dari Pemerintah Kota Serang, juga lantaran alasan ideal yaitu adanya sisi history dari tempat yang dipilih.
“Ini merupakan suatu kebanggaan masyarakat Banten dimana Sultan Maulana Yusuf adalah simbol kepahlawanan, simbol pejuang Islam Banten yang patut diteladani oleh masyarakat,” terangnya.
Diterangkan Ajat, pemilihan lokasi juga salah satu satu ikhtiar panitia deklarasi, sebagai promosi bagi wisata religi Banten yang terkenal itu. Dimana seharusnya domain dan tanggung jawabnya ada di pemerintah untuk mempromosikan wisata religi.
“Kami mencoba mendeklarasikan ke khalayak umum, bahwa Banten kaya akan wisata religi nya,” katanya.
Sementara itu, Sekertaris Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden Muhammad Ridwan menambahkan, selain tempat bersejarah, pemindahan menunjukan bahwa pihaknya selalu taat hukum, taat ulama dan taat kepada pemerintah.
“Kita sudah berusaha membuat perizinan di Pemkot Serang ternyata tidak diizinkan, kita tidak marah kita tidak berontak bahkan kita legowo. Kemudian kita taat ulama kita konsultasi ke ulama yang disarankan cari tempat lain, kita coba dan ditemukanlah Kasunyatan ini,” pungkasnya. (faiz).
























