TANGSEL, (B1)- Bimbingan Teknis (bimtek) serta penyuluhan keamanan pangan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Dan Dinkes Tangerang Selatan, selama dua hari berakhir. Bimtek yang diikuti lebih dari 45 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) se Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/8/18), ditutup secara resmi oleh Ferry Fayakun selaku Kepala bidang (Kabid) Perindustrian dan Perdagangan.
Ferry menyampaikan, bimbingan teknis dan penyuluhan tentang keamanan pangan, guna memberikan perlindungan keamanan pangan kepada para konsumen dalam mengkonsumsi produk-produk olahan yang dihasilkan, pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) se Tangsel.
Terapkan dan lakukan dengan baik ilmu-ilmu pengetahuan tentang pengolahan dan pengelolaan pangan yang dijalankan pelaku IKM di Tangsel dengan baik. Selesai mengikuti kegiatan selama dua hari dan dinyatakan lulus, akan mendapat sertifikat Industri Pangan Rumahan (IPR) dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel.
“Hal itu menandakan produk olahan pangan yang bapak/ibu hasilkan baik, bersih dan sehat serta layak untuk dikonsumsi dan dapat membantu pemasaran produksinya. Juga mampu menaikkan kepercayaan masyarakat dan konsumen kepada produk pangan yang diproduksi oleh para pelaku usaha IKM di Tangsel,” tandas Ferry.
Sementara itu, H. Bima Arie Purnama, pengusaha nasional yang ikut bimtek mengatakan, sebagai seorang pengusaha sangat menghargai dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Tangerang Selatan.
Kegiatan merupakan wujud nyata dari implementasi intruksi Presiden kepada para kepala daerah diseluruh Indonesia, untuk menguatkan para pelaku usaha ekonomi rakyat IKM dan UMKM. Agar ekonomi rakyat dapat bergerak dengan sehat, kreatif dan inovatif serta dapat bersaing dengan produk-produk olahan dari negara lain di era perdagangan bebas seperti sekarang ini.
“Dan ini juga merupakan wujud nyata dari Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani melalaui Disperindag dan Dinkes Tangsel, bahwa pemkot Tangsel sangat perduli atas kemajuan dan perkembangan IKM/UMKM Tangsel. Melalui pembinaan yang terencana kepada para pelaku usaha. Bahkan saya melihat sendiri keramahan para pegawai Disperindag dan Dinkes Tangsel, untuk membantu menangani masalah kesulitan apa saja jika ada dilapangan, dalam rangka membangun kemajuan usahanya,” pungkasnya. (Btl).
























