TANGSEL, (B1) – Tergerak hati ingin ikut serta entaskan kemiskinan, Alumni STM Borobudur, Jakarta, yang berdomisili di Tangsel, turun langsung ke lapangan melihat kondisi sosial masyarakat Tangerang Selatan. Alumni di lapangan menemukan salah satu rumah di Kelurahan Kedaung, Pamulang, yang secara fisik tidak layak untuk dihuni.
Safei alias Morris selaku koordinator alumni STM Borobudur langsung mendatangi pemilik rumah. Menurut Morris rumah yang dikunjungi boleh dikatakan tidak layak dihuni.
“Rangka atapnya saja sudah mulai kropos. Dinding yang dari bilik dan triplek sudah ditutupi spanduk-spanduk karena mulai hancur,” ujar Morris, setelah mengunjungi rumah Nah Nurdin, (50), yang beralamatkan di Jalan Aria Putra, RT 009 RW 010, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis siang (30/8/18).
Dikatakannya, Nurdin, memiliki istri dan lima orang anak. Diantara kelimanya cuma satu orang yang sekarang bersekolah. Menurutnya, keluarga tersebut secara sosial haruslah dibantu. Setidaknya rumahnya harus dibangun menjadi layak.
“Inilah tugas Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan kita bersama,” ucapnya.
Alumni STM Borobudur yang berdomisili di Tangerang Selatan saat ini tengah konsen dalam pendataan status sosial di masyarakat, khususnya bagi warga yang punya rumah tidak layak huni.
“Semua itu dilakukan supaya tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Tangerang Selatan. Hasilnya akan kita sampaikan ke Pemerintah,” ucapnya. (citizen jurnalism/abel/bay).
























