SERANG, (B1) – Kabupaten Lebak, Banten, kembali diguncang gempa tektonik, Minggu, (15/7/18) siang, sekitar pukul 14:26 WIB. Gempa diperkirakan berkekuatan 4,5 skala richter.
” Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=4,8 terjadi dengan koordinat episenter pada 6,93 LS dan 106,37 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 42 km arah Tenggara Kabupaten Lebak, Propinsi Banten” terang Joko Siswanto, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, melalui siaran persnya, Minggu, (15/07/18).
Gempa yang terjadi pada kedalaman 2 km ini, digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan sesuai dengan laporan masyarakat sekitar,
” Gempa dirasakan di daerah Cikatomas, Cisolok, Cijaku, Cicurug, Cisaat , Kabandungan , Malingping, Panggarangan, Panimbang, Pelabuhan Ratu dalam skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI).” jelasnya.
Namun lanjut Joko,hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempabumi tersebut.
“Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di zona Bayah.” tuturnya.
Hingga laporan ini dibuat, kata Joko, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya,” pungkasnya. (Faiz).
