TANGSEL, (B1) – Bertempat di Masjid Asy Syarif/Al Azhar BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tangerang Selatan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten dan Ketua MPR RI, hadiri pelantikan pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Serpong Utara. Acara sekaligus silaturrahmi dan Halal Bi Halal tahun 2018, Sabtu, (14/7/18).
Hadir saat pelantikan, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Ketua PWM Muhammadiyah Banten HM. Syamsudin, Burhanudin Yusuf Ketua PDM Muhammadiyah Tangsel serta seluruh ortom Muhammadiyah.
Menurut Nurudin Herry Kustanto Ketua PCM Muhammadiyah Serpong Utara mengatakan, pelatikan pengurus PCM Muhammadiyah Serut yang dibarengi silaturrahim Idul Fitri dimaksudkan, guna memperkuat organisasi serta ukhuwah internal Muhammadiyah. Juga antar sesama ormas Islam yang ada di Tengerang Selatan.
“Dalam lingkup nasional menghadirkan Ketua MPR RI, yang diharapkan mampu menjelaskan isu-isu sosial, politik di negeri kita kepada umat islam secara komprehensif. Sehingga memiliki dampak positif baik untuk kejayaan umat maupun bangsa secara umum,” tuturnya.
Herry Kustanto menambahkan, Muhammadiyah sebagai sebuah gerakkan dakwah, akan tetap istiqomah berdakwah amar makruf nahi mungkar. Dalam Muhammadiyah keberagamaan harus dicerminkan dalam aksi sosial yang nyata atau dikenal di Muhammadiyah dengan sebutan amal persyarikatan, sekolah, klinik, rumah sakit dan lainnya. Bahkan dalam mendirikan sebuah cabang atau ranting Muhammadiyah. syarat utamanya adalah memiliki amal persyarikatan.
“Misi dan etos Muhammadiyah yang diberikan tagline Islam, berkemajuan senantiasa berkontribusi positif terhadap umat dan bangsa, sejak sebelum kemerdekan hingga saat ini. Semoga dengan silaturrahim Idul Fitri Muhamadiyah Tangerang Selatan ini, semakin mengokohkan kejayaan bangsa dan umat Islam Indonesia,” tandasnya.
Zulkifli Hasan ketua MPR RI menyampaikan, Bangsa Indonesia itu harus berdaulat seutuhnya. Caranya, yakni dengan berdiri tegak atas kekurangan dan kelebihannya.
“Kalau ada proyek dari luar negeri tetapi tenaga kerjanya juga dari luar negeri, itu berarti negara dan bangsa Indonesia tidak berdaulat. Dan itu sangat menyakitkan hati rakyat Indonesia, karena tugas negara adalah memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyatnya sendiri bukan rakyat bangsa lain,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan, banyak hal yang dapat diselesaikan dengan baik melalui forum silaturrahmi.
“Pemerintah Kota Tangerang Selatan, mengajak kepada Muhammadiyah. Semoga Muhammadiyah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kota Tangerang Selatan serta menjadi organisasi yang semakin mandiri,” pungkasnya. (btl/bay).
























