SERANG, (B1) – Pedagang di Pasar Induk Rau, Kota Serang, mengeluhkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dan dayur mayur. Ada pendagang yang menduga akibat kenaikan harga BBM.
Betapa tidak, harga sayuran seperti tomat yang biasa dijual dikisaran Rl6000,sekarang menjadi Rp15000 perkilo.
“Kalau biasanya di hari-hari gini harusnya bahan pokok dan sayuran normal. Tidak tau juga nih kenapa bisa naik begini dari sananya,” kata Buang (45), salah satu pedagang sayuran di Pasar Induk Rau, Kota Serang, (12/7/18).
Hal senada dikatakan Yuli (32), pedagang sembako yang berada di kios luar pasar Rau Serang. Dirinya sebagai pedagang sempat bingung, di bulan yang tidak biasanya, harga kebutuhan pokok dan sayur mayur naik.
“Saya gak tau kenapa sembako pada baik gini,” keluhnya.
Pantauan di lapangan, terdapat beberapa barang seperti cabe rawit hijau yang sebelumnya Rp25.000/kg menjadi Rp40.000/kg , cabe kriting dari Rp25.000/kg, menjadi Rp38.000.
Cabe Rawit merah dari harga Rp35.000 naik jadi Rp55.000. Kemiri dari sebelum nya Rp40.000 sekarang menjadi Rp52.000. Mentimun dari Rp5.000 jadi Rp10.000, uncis dari sebelumnya Rp18.000 naik jadi Rp28.000, daun bawang dari sebelumnya Rp12.000 naik jadi Rp20.000.
“Kenaikan bahan bahan pokok ini mungkin juga karena faktor BBM yang kemarin mengalami kenaikan. Akibatnya berdampak pada kenaikan bahan bahan pokok. Soalnya ga biasa-biasanya harga harga pada naik ini di hulan begini,” ucapnya. (faiz).
