TIGARAKSA, (B1) – KH. Ahmad Imron yang akrab disapa Gus Imron selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Falahiyah mengatakan, dirinya mengenal Ananta Wahana lebih dari Ananta mengenal dirinya sendiri. Karena dirinya dan komunitas pesantren di Kabupaten Tangerang sudah banyak merasakan kinerjanya selama 3 masa bakti di DPRD Provinsi Banten dari Dapil Kabupaten Tangerang A.
“Mau bukti apalagi, karena terbukti Mas Ananta terpilih selama tiga periode, ini bukti kinerjanya yang bagus sehingga dipilih kembali oleh masyarakat. Karena banyak juga pejabat yang baru satu kali terpilih langsung dihukum tidak terpilih lagi karena kinerjanya kurang baik,” katanya.
Gus Imron melanjutkan, kedekatan Mas Ananta dengan kalangan ulama dan pondok pesantren tentunya sudah terbangun lama. Sehingga dirinya mendoakan dan mendukung Ananta Wahana dalam pencalonan sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Banten lll pada tahun 2019.
“Saya berharap kedepan ketika sudah terpilih sebagai anggota DPR RI, Mas Ananta Wahana dapat lebih menjaga silaturahmi dengan masyarakat, terutama dengan kami dari kalangan ulama dan pondok pesantren,” harapnya.
Gus Imron mengungkapkan, Ia sudah menganggap Ananta Wahana sebagai keluarga besar Pondok Pesantren Darul Falahiyah, sekaligus menjadi penyambung cita-cita almarhum Gus Dur dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Gus Imron menambahkan, kegiatan santunan kepada 170 anak yatim dan buka puasa bersama, yang dilakukan pondok pesantren Darul Falahiyah merupakan kegiatan rutin setiap tahun.
“Namun tahun ini sepesial karena sekalian reuni satri dan santriwati semua angkatan dari angkatan 1 hingga 17, sekaligus dihadiri Mas Ananta Wahana. Mudah-mudahan kita di Ramadhan ini dapat berbagi kebahagian kepada masyarakat ” tukasnya
Ananta Wahana, anggota DPRD Provinsi Banten mengaku bahagia dapat berbuka puasa bersama pondok pesantren Darul Falahiyah. Karena telah dan dianggap bagian dari keluarga pondok pesantren.
“Saya juga berterimakasih kepada pondok pesantren, yang telah mengabdi dan terbukti dalam sejarah berkontribusi dan mengawal bangsa dan negara dalam bingkai NKRI. Pondok Pesantren menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Andil dalam mencerdaskan anak bangsa melalui jalur pendidikan/sekolah serta turut menyantuni anak yatim, fakir miskin, dan lainnya yang merupakan tanggung jawab negara,” tandasnya. (bayu).
























