TIGARAKSA, (B1) – Sosok Ferry Zulfian, S.H. selaku Kasie Ekbang, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dikenal seorang yang memiliki pribadi supel, berwawasan luas dan menyenangkan.
Sebelum menjabat Kasie Ekbang Kosambi Ferry pernah menorehkan keberhasilan yang cukup sukses selagi menjabat Kasie Trantib Kecamatan Pagedangan.
Selain itu ia juga dikenal sebagai orang pertama dan pencetus acara Tabuh Bedug dan Takbir di Kecamatan Teluknaga selama tiga tahun berturut-turut. Tidak itu saja, munculnya radio komunitas di pantura serta gebyar musik anti narkoba di Pantura Tangerang, tidak lepas dari inisiasinya.
“Dulu sebelum saya terjun ke dunia pemerintahan, saya pernah menjadi penyiar radio. Pertama kalinya itu di Radio RRI Jakarta zaman masih kuliah dulu. Terus pernah juga menjadi penyiar Radio Adika Suara di Tangerang,Radio Muara,Radio Terminal Musik indonesia Jakarta (Irradio),” beber Fery sapaan akrabnya.
Ternyata, pekerjaan yang digelutinya pada waktu itu memberinya sejuta pengalaman. Saat diwawancarai di kediamannya di Jl.baru Sukatani Rt.03/04, Desa Tegalangus, Kecamatan Teluknaga, Ia mengaku benar-benar mengetahui tentang tehnik programer, serta penyiaran radio secara mendetail.
Dimintai tanggapan tentang Radio ‘Swara Tangerang Gemilang FM’ dari Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Diskominfo Kabupaten Tangerang, Fery menyarankan Radio Pemda Tangerang itu, siarannya harus dapat berguna bagi warga Kabupaten Tangerang.
“Kenapa? ya dalam rangka penjabaran berita dibidang-bidang. Misal idiologi,politik,ekonomi, pendidikan,budaya atau Poleseskub Hankam. Manajemen siaran juga, harus dirapihkan, penyiarnya mesti kompeten, didiklah crew dengan baik” terangnya.
Dikatakan, radius atau daya pancar sebuah radio adalah modal utama dari sebuah stasiun radio. Sinyal radio yang kuat, diharapkan dapat diterima dengan baik oleh pendengar dan nyaman pula mendengarnya.
“Dan bukan pula, hanya menjadi media hiburan semata saja. Harus diimbangi juga antara musik dan berita, kalau perlu survey mengenai irama kesukaan warga Kabupaten Tangerang. Karena Tangerang dulu beda dengan Tangerang sekarang. Paling tidak dapat mengikuti perjalanan dan perkembangan “zaman now,” paparnya. (pudin).
Sekilas pengalaman mantan penyiar ini:
– Organisasi Suara Pemuda Teluknaga
– Anggota KNPI
– Anggota LSM Pantura
-Forum Lintas Pelaku Kabupaten Tangerang
-Lembaga Pendidikan Kreativitas Indonesia LEPKINDO, Jakarta
– Anggota Pemuda Pancasila
-LBH Perburuhan Nasional
-Personalia PT.Tatung Budi Indonesia Jakarta
– Anggota Asosiasi Radio Siaran Swasta Lokal Indonesia, Prov.Banten
– Penyiar dibeberapa Stasiun Radio di Jakarta.
























