SERANG, (B1) – Volume kendaraan yang semakin bertambah dan banyaknya para pedagang yang menggelar dagangan di trotoar dan pinggir jalan, menjadi penyebab seringnya mengalami kemacetan di Kota Serang.
Kemacetan tersebut hampir terjadi disemua ruas jalan di Ibukota Provinsi Banten.
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan volume kendaraan semakin bertambah 2000 sampai 2500 kendaraan baru. Hal ini tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan yang ada saat ini di Kota Serang
Selain itu, ia mengklaim kemacetan di Kota Serang terjadi adanya masyarakat yang antusias menyambut datangnya Lebaran Idul Fitri.
“Masyarakat yang sedang euforia bergembira menyambut idul Fitri dengan keselamatan tanpa kendala yang berat,” katanya.
Ia menilai penyebab kemacetan di Kota Serang pun terjadi akibat kendaraan tidak disertai dengan tingkat kedisiplinan oleh para pengguna jalan.
“Pengendara tidak tertib dalam menggunakan jalan. Itu juga jadi faktor penyebab kemacetan,” terangnya sambil menjelaskan kembali faktor kemacetan, karena adanya aktifitas pedagang yang berjualan.
Karena terbatas lahan, Pedagang ini, sering sekali menggunakan bahu jalan dan trotoar. namun pihaknya terus melakukan upaya pemantauan agar kemacetan bisa terurai.
“Tiga empat hari lonjakan arus lalu lintas sangatlah luar biasa. Kami telah menurunkan personil untuk mengurai kemacetan dan mencari simpul kemacetan,” pungkasnya. (Faiz).
