SERANG, (B1) – PT Akar Kaniis Indonesia akan bangun rumah bersubsidi di Kecamatan Taktakan, Kota Serang dengan konsep Smart City Kangge Wong Cilik. Perumahan nantinya akan difasilitasi korset duduk.
Direktur PT Akar Kaniis Indonesia Sanurdiwati Sanusi, menjelaskan, konsep smart city baru pertama kali diterapkan untuk rumah bersubsidi. Biasanya, konsep smart home dikenal hanya bagi masyarakat menengah ke atas.
“Kami mencoba merealisasikan konsepSmart City bagi kalangan menengah ke bawah,” ujarnya usai peletakan batu pertama Perumahan Griya Kartika Indah, Taktakan, Kota Serang, Jumat (18/05/18).
Pihaknya akan membangun 720 unit rumah bersubsidi type 30.
“Rumah smart city ini bukan hanya suami saja yang bisa membayar tapi istri pun bisa membayar,” terangnya.
Ia menegaskan akan memprioritaskan rumah bersubsidi bagi kalangan menengah ke bawah.
“Kami targetkan 720 unit, nanti ada area pengembangan 30 hektare. Kami akan plot pertama 16 ruko, area komersial 44 unit dan sisanya rumah subsisi. Kami juga menyiapkan bagi rumah subsidi menggunakan korset duduk, semuanya,” ungkapnya.
Ditambahkan Direktur Operasional Muhamad Yusup yang menjelaskan, rumah subsidi ini akan berkonsep smart city dan smart home. Yang diterapkanpun akan menggunakan kunci kartu yang terintegrasi.
“Kami juga menyediakan rumah subsidi untuk pedagang bakso dan penghuni ibu-ibu non skill akan kami buat pelatihan home industy, sehingga bukan hanya suaminya saja yang bisa membayar, melainkan istrinya pun bisa membayar, karena mendapat penghasilan,” jelasnya.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Tentang Rumah subsidi ini, sambungnya, bahwa rumah subsidi ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dengan gaji pokok di bawah 4 juta yang harus disertai surat keterangan tidak memiliki rumah dari Kelurahan.
“Jika tiga bulan oleh PUPR dikontrol ke lapangan rumahnya tidak diisi, maka akan dipasang stiker. Subsidinya dicabut,” tegasnya. (faiz).
