SERANG, (B1) – Peringati Hari Pendidukan Nasional (Hardiknas) gabungan mahasiswa Dari Keluarga besar mahasiswa (KBM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten (SMHB) gelar aksi di depan Kampus UIN SMH Banten, Rabu, (2/05/18).
Menurut Koordinator aksi, Rega Januar Al- Falim mengatakan, dalam aksi kali ini, pihaknya menyoroti dunia pendidikan khususnya di Banten yang dianggap masih banyak hal-hal yang perlu diselesaikan oleh pemerintah.
“Grand isu kami adalah darurat pendidikan dan Gubernur diam. Karena janji-janji Gubernur tentang SMA – SMK gratis yang tertera dalam UU no 23 tahun 2018 sampai saat ini masih ada yang belum terealisasi,” katanya orasi.
Dikatakan Rega, masih banyak masyarakat yang mengeluh mahalnya biaya pendidikan, sarana dan prasarana yang tidak memadai serta tenaga pengajar yang belum memiliki upah layak.
“Kami menginginkan kualitas pendidikan merata yang harus diutamakan oleh pemerintahan, karena ini adalah amanat undang-undang yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa kalau mereka tidak mencerdaskan kehidupan bangsa maka secara otomatis mereka telah melanggar kontitusi. Kami menagih janji Gubernur, masih banyak kasus pendidikan yang harus segera diselesaikan. Diantaranya alokasi dana sebesar 20% untuk pendidikan belum terealisasi banyak sekali sekolah yang belum merasakan fasilitas, ruangan kelas yang tidak cukup,” paparnya. (faiz).























