TIGARAKSA, (B1) – Misan (55), warga Kp. Palis RT 04/RW 01, Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, mengalami sakit struk yang sudah lebih dari 5 tahun. Keluarga mengaku sudah tidak bisa membawa berobat, lantaran sudah tidak ada biaya lagi. Keluarga juga mengaku sudah menjual yang dipunya untuk berobat.
Hal itu yang disampaikan Masni anak Misan yang masih tinggal bersama orangtuanya.
Menurut Masni, ayahnya selama sakit sulit untuk berobat. Selain tidak mempunyai biaya, kartu KIS Pak Misan juga beda Nomor Induk Keluarga sehingga tidak bisa digunakan. Demikian pula istrinya Rukminah kartu KIS nya juga beda nama dengan yang tertera di KIS dan beda pula NIK nya.
“Ibu hanya buruh tani yang penghasilannya tidak seberapa, itupun pas panen saja. Saya dan kk saya sudah tidak bekerja sudah habis kontrak. Kesehariannya sangat kurang apalagi hanya ada menantunya yang bekerja, itupun hanya borongan saja, jadi jangankan berobat makanpun sulit,” ucapnya, saat ditemui, di rumahnya, Rabu, (11/4/18).
Selain kondisi yang masih sakit, rumah keluarga ini juga tampak kumuh dan seperti tidak layak huni. Pasalnya ungkap Masni, bila musim hujan rumahnya bocor dimana-mana. Akibatnya keluarga tidak bisa tidur, lantaran dalam rumah tergenang air.
“Saya belum pernah dapat bantuan bedah rumah dari pemerintah. Saya berharap pemerintah mau membantu pengobatan bapak saya dan membantu membedah rumah saya. Serta kalau ada program lainnya tolong masukan nama bapak dan ibu saya,” harapnya.
Dedi Kepala Desa Kaliasin dihubungi via hanphone memberikan penjelasan sedikit ragu. Menurutnya, Ia belum sempat menyambangi rumah warganya tersebut.
Namun katanya, istrinya sudah pernah berkunjung ke rumah Misnan. Namun kemudian Ia meralat, kemungkinan yang Ia maksud warga yang berbeda.
“Saya belum tahu pasti yang dimana. Tapi istri saya pernah berkunjung ke sana. Tapi mungkin warga yang berbeda,” jawab Kades agak bingung. (santi).
























