Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAUncategorized

Pancasila Dan Kultur Budaya Tidak Akan Buat Indonesia Bubar

×

Pancasila Dan Kultur Budaya Tidak Akan Buat Indonesia Bubar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Sejumlah tokoh di Banten sepakat bahwa Pancasila, Ekonomi, Politik yang stabil dan kultur budaya tidak akan membuat negara Indonesia bubar.

Example 300x600

Hal tersebut terungkap saat diskusi publik yang diinisiasi oleh Bintang Sembilan Wali dengan mengusung tema ‘Mungkinkah Negara Bubar?, fenomena failed state dan indikasinya di Indonesia’. yang digelar di sekretariat Bintang 9 Wali, Curug, Kota Serang, Rabu, (4/04/18).

Hadir selaku narasumber diantaranha, dewan pembina Bintang 9 Wali, KH Matin Syarqowi, Ketua DPW PPP Banten, Agus Setiawan, Ketua DPW PKS Banten, Miftahuddin, politisi PDIP Iwan Rosadi, akademisi Eko Supriyatno, politisi PKB Suryadi dan di moderatori oleh aktivis Banten Nedi Suryadi.

Politisi PDIP Iwan Rosadi mengatakan, negara itu seperti organisme.Ia lahir dia tumbuh dia berkembang dan lama-lama dia akan mati seperti makhluk hidup. Negara itu bisa bubar seperti manusia kalau tidak diberikan nutrisi yang baik bisa saja negara itu mati seperti bayi yang tidak diberikan makanan yang cukup.

“Apa yang ramai diperbincangkan hangat belakangan, itu adalah kritik. Kalau negara ini tidak dikelola dengan baik maka suatu saat akan bubar,” katanya.

Agar negara ini tidak bubar dikatakan Iwan Rosadi, dengan cara memberikan nutrisi yang baik yakni, Pancasila, NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Sebenarnya kita punya konsep itu, yang namanya konsep empat pilar tadi, nah ini harus dijadikan nutrisi bagi negara kita agar negara kita ini tidak menjadi bubar,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPW PKS Banten Miftahudin menyebutkan, negara bisa bubar sebagai warning, apabila sesuatu tidak di warning akan membuat tidak sadar dan terlena dan bisa dimasukan sebagai kritikan.

“Saya kira dengan adanya forum diskusi ini menjadi obat, karena memimpin negara sebesar ini tidak mudah yang sisi ekonomi kita tidak lebih baik dengan negara-negara yang lain,” ujarnya.

Diterangkan Miftahudin agar negara ini tidak menjadi bubar, maka ekonomi dan politik harus diperjuangkan dan kita penuhi Insyaallah negara ini tidak bubar. Tapi kalau tidak ada ikhtiar usaha untuk memperbaiki maka negara kita akan bubar, karena faktanya dua negara adidaya Amerika dan China udah semakin kuat dan menggerus Eropa.

“Kalau tidak segera memperbaiki diri, khususnya program-program pemerintah kemudian rakyatnya tidak sadar dengan kondisi pertarungan negara-negara adidaya. Kita bisa menjadi objek mereka dan negara ada tapi kita tidak ikut berkompetisi dengan mereka,” jelasnya.

Sementara itu, akademisi Universitas Mathla’ul Anwar, Eko Supriyanto mengungkapkan ada tiga syarat yang membuat negara ini tidak akan bubar, yakni kultur, pendidikan dan mengenal jati diri bangsa.

“Untuk itu, kita harus belajar ke eropa bagaimana semangat mengembalikan ilmu pengetahuan yunani dan romawi bagaimana merebut peradaban. Kita juga harus belajar kepada jepang tentang restorasi meiji dari pembaharuan dan cinta akan budayanya,” ujarnya.

Dikatakan Eko perlu sebuah gerakan atau forum yang bisa menjembatani dan mengejawantahkan ketiga syarat tersebut agar bisa masuk ke sendi masyarakat.

“Gerakan forum bintang sembilan bisa menjadikan gerakan cosmopolitan, gerakan cinta agama, cinta kampung halaman, cinta Pancasila, cinta NKRI dan siap mengikuti pasar bebas,” ucapnya.

Sementara itu politisi PPP Agus Setiawan dengan mantap dan semangat mengatakan bahwa Indonesia kalau bubar mimpi tapi akan menjadi penyuplai pangan terbesar di dunia.

“Sekarang bagaimana pemerintah kita menciptakan teknologi pangan yang tepat dan sederhana. Tetapi mampu meningkatkan kinerja lahan kepada tingkat yang maksimal,” ujarnya.

Hal itu yang dapat dilakukan oleh indonesia untuk menjadi pemimpin dunia, dalam hal pangan ini yang lebih menarik untuk dibahas oleh para generasi muda.

Pembina Bintang Wali Sembilan KH Matin Syarkowi menuturkan kritikan boleh saja namun, boleh membuat orang lain putus asa. Dirinya meminta ketika menyampaikan kritik hilangkan hasud karena kritik yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. (faiz).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post