SENI BUDAYATANGERANG RAYAUncategorized

“Freedome”, Karya Pameran Indonesia Di London Design Biennale Ada Di Soetta

 

TANGERANG, (B1) – Untuk pertama kali lndonesua telah berpartisipasi di London Design Biennale. Indonesia menampilkan karya sembilan seniman dan arsitek berjudul “Freedome”. Acara merupakan biennale design pertama di London, yang menghadirkan 37 negara dengan tema “Utopia by Design”.

banner 300x600

Perhelatan digelar di Somerset House yang terletak di pinggir selatan sungai Thames. Karya digagas oleh Adi Purnomo, Bagus Pandega, lrwan Ahmett, Agra Satria, F andy Susanto, Max Suriaganda, Savina Lavinia, Suyenni dan Yola Yulifianti. Karya ini bercerita mengenai Konferensi Asia-Afrika dan sebuah satelit informasi bernama “Berdikari”.

Sebagai apresiasi, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan PT. Angkasa Pura II menginisiasi ditampilkannya kembali karya Indonesia tersebut. Adapun tujuan menampilkan kembali karya kolaborasi ini adalah untuk memperluas akses masyarakat terhadap karya seni anak bangsa yang telah ditampilkan dalam ajang kelas dunia.

“Ini adalah realisasi dari harapan yang sudah lama ada di kami agar karya-karya anak bangsa yang telah mendunia dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia seluas luasnya,” ujar Deputi IV Bidang Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak, Selasa, (27/3/18).

Diharapkan dengan tampilnya karya seni anak bangsa yang pernah mengikuti event internasional ini, dapat memberikan motivasi dan pengetahuan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekamo Hatta.

Untuk diketahui, Bekraf adalah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Saat ini, Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf.

Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk,

fashion, film animasi dan Video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertuniukan, seni rupa, dan televisi dan radio. (pudin).

Exit mobile version