Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
PEMERINTAHANUncategorized

Banten Kenalkan Program PATBM

×

Banten Kenalkan Program PATBM

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Pemprov Banten kenalkan program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Kegiatan diadakan di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (23/3/18).

Example 300x600

Kepala Dinas DP3AKKB Provinsi Banten Siti Ma’ani Nina menjelaskan, PATMB merupakan sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

“Ini adalah respon cepat terkait dengan pencegahan kekerasan terhadap anak, kita bantu dorong kabupaten/kota layak anak, menuju Provinsi Banten yang layak anak,” katanya.

Menurutnya, melalui PATBM ini persoalan kekerasan terhadap anak bisa dihilangkan serta berkurangnya faktor-faktor penyebab permasalahan dan resiko-resiko kekerasan terhadap anak yang telah atau mungkin terjadi, baik pada anak, keluarga, dan masyarakat.

“Maka sasaran dari kegiatan ini adalah anak, orang tua, keluarga, dan masyarakat yang ada di wilayah PATBM dilaksanakan,” ujarnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, banyaknya kasus kejahatan terhadap anak yang saat ini terjadi,  Untuk itu Gubernur berharap agar orangtua, khususnya ibu, agar sepenuhnya mencurahkan perhatiannya kepada anak.

“Anak itu tergantung kepada pendidikan keluarga. Kalau emak-nya kerja, bapaknya kerja, kadang-kadang emak-nya selfie terus, anak lari-lari kemana-mana jangan harap jadi sesuatu. Gara-gara banyak selfie anaknya nyebur ke kali. Jangan banyak selfie, perhatikan anak,” pintanya.

Menurutnya, perhatian serta kasih sayang sangat penting bagi anak. Bukan hanya untuk menjaganya dari tindakan kejahatan dan hal-hal buruk, namun juga untuk tumbuh kembang serta masa depan anak tersebut.

“Coba, bangun hubungan komunikasi. Paling penting hubungan keluarga. Penuhi kasih sayangnya. Kenapa tidak kita yang didik, kenapa tidak kita berikan kasih sayang. Emak-nya kerja, diserahkan ke asisten rumah tangga. Kita tidak tahu dikasih apa anak kita. Kita tidak tahu susu yang kita beli benar-benar diberikan kepada anak kita atau tidak,” paparnya.

PATBM ini sendiri menurut Gubernur merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada anak yang ada di Banten. Namun menurutnya, program-program pemerintah tetap memerlukan dukungan masyarakat.

“ Saya sudah sampaikan ke Dinas DP3AKKB Provinsi Banten untuk terus membuat program perlindungan anak, tapi harus yang konkret,” pungkasnya. (Faiz).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post