CIRUAS, (B1) – Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman RI tahun 2015-2016, meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan petani. Terlebih kini tengah melakukan import beras dari Vietnam.
“Jangan jadi raja tega gitu loh. Yang penting saya dapat uang dari import, enggak peduli lah nasib petani gimana,” kata Rizal Ramli, saat memanen padi bersama kelompok petani di Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (13/02/18).
Rizal menjelaskan, kalau dirinya sepakat import, jika saat musim paceklik. Dimana, para petani gagal memanen hasil tanam padinya.
“Kalau perlu banget, saya juga enggak keberatan import, tapi di atur lah timing nya. Pas paceklik baru import. Anak SD juga ngerti, masa menteri nya harus di ajarin anak SD,” terangnya.
Di tempat terpisah kepala desa Penggalang Saepudin mengeluhkan tidak berjalan dengan baiknya saluran air sungai yang masuk ke irigasi untuk mengairi sawah yang ada.
” Ya kita minta kepada pemerintah daerah, untuk memperbaiki atau membuat saluran air yang ada diperbaiki atau di buat kembali. Karena sejak tiga tahun lalu saluran air tersebut sudah tidak berfungsi, akibat rusaknya saluran air irigasi. Masyarakat merasa kesulitan untuk mengairi sawah, padahal adanya air tersebut dirasa sangat dibutuhkan untuk pengairan sawah. Bila keadaan ini terus berlarut-larut dikhawatirkan akan mempengaruhi produktifitas,” pungkasnya. (faiz).
























