TIGARAKSA, (B1) – Puluhan warga Kampung Cerewed Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, diduga alami keracunan makanan. Gejalanya mual dan pusing, usai mengonsumsi makanan di hajatan warga setempat.
Peristiwa keracunan masakan tersebut terjadi pada Senin (26/2/2018) malam. Salah satu korban Ely mengaku mengalami mual dan pusing setelah menyantap makanan ditempat hajatan tersebut, saat ini ia dirawat di rumah sakit permata hati bersama 21 korban lainnya.
“Terasa mual dan pusing setelah makan di tempat hajatan itu” ucapnya.
Dr. Hendra Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mengatakan ada 78 orang yang keracunan, saat ini para korban masih menjalani perawatan inap di sejumlah rumah sakit. 16 orang di rawat inap di RS Hermina Bitung, 22 orang di RS Permata Hati dan 1 orang di RS Ciputra.
” Mereka diberikan cairan infus karena muntah mencret,” kata Hendra.
Sementara warga lainnya dirawat jalan karena kondisinya tidak parah dan semakin membaik.
Puluhan warga keracunan makanan setelah menghadiri undangan hajatan, Para undangan sempat menikmati hidangan yang disajikan seperti Pempek, ikan goreng dan gulai ikan. Menurut Hendra, sebelum banyak warga di larikan ke rumah sakit, sudah ada beberapa kasus sejak Senin pagi.
” Tapi semakin banyak sejak Senin sore sampai sekarang,” ujar Hendra lagi.
Untuk mengetahui penyebab sebenarnya saat ini sampel makanan pempek, ikan goreng dan gulai ikan sudah dibawa BPOM untuk diperiksa kandungan yang ada di dalamnya. (kusni).
























