TIGARAKSA, (B1) – Ruas jalan di Kampung Paridan, Desa Sidoko adalah jalan penghubung Desa Kosambi, Kecamatan Mekar Baru dan Desa Sidoko Kecamatan Gunung Kaler. Jalan ini merupakan pintas yang biasa dilalui warga namun kondisinya rusak parah.
Pantauan di lokasi, Selasa (6/2/18), terlihat sepanjang jalan terdapat pecahan batu-batu besar yang menghadang di tengah jalan. Belum lagi badan jalan yang berlumpur ketika diguyur hujan, kondisi demikian membuat jalan licin dan rawan celaka pengguna.
“Bahaya, susah dan ngeri ketika melewati jalan ini, karena harus menghindari lubang besar yang tertutup genangan air juga pecahan batu yang menyebar disepanjang jalan,” keluh Juhri (25), usai melintas di jalur itu.
David, (23), langganan jalan ini menyatakan, kerusakan jalan sebenarnya telah berlangsung cukup lama, warga berharap adanya perbaikan. Pasalnya tiap hari, banyak masyarakat yang berlalu-lalang melewati jalan itu.
“Sudah lama begini, apalagi kan ini akses yang sering dilalui siswa untuk pergi ke sekolahnya serta masyarakat yang pergi ke pasar,” ujarnya.
Diakatkan, para pengendara mesti melintas secara perlahan jika tidak ingin roda kendaraannya terjerembab ke dalam lubang-lubang besar. Terlebih saat hujan mengguyur, jalan menjadi becek dan licin untuk dilalui Karena material jalan yang berupa tanah dan batu.
“Karena rusak, banyak pemakai jalan mulai enggan melewatinya dan lebih memilih jalan lain, meski harus memutar dengan jarak lebih jauh tiga kilometer. (kusni).
