SERANG, (B1) – Akibat gelombang tinggi beberapa hari terakhir di wilayah perairan Karangantu, Serang, Banten, nelayan memilih tidak melaut. Akibatnya, pasokan ikan laut di pasaran menjadi berkurang dan mengalami kenaikan harga.
Adung (29) pedagang ikan di pelelangan ikan karangantu mengatakan, selain permintaan pasar yang meningkat saat momen tahun baru kemarin, cuaca kurang bersahabat.
“Lagi kosong iwake (ikannya), sudah beberapa hari ini susah ikan laut. Kalaupun ada harganya dua kalilipat dari harga biasa, itupun ikan dari luar” ujarnya, Kamis (4/01/2017).
Masdung (37) pedagang ikan lain mengaku sudah dua hari tidak berdagang, lantaran ketiadaan ikan laut. Diirinya dan beberapa nelayan lainnya sudah tidak bisa mendapatkan pasokan ikan laut.
” ya gimana lagi, tidak ada barang, memang kalau untuk harga lagi bagus sekarang. Kaya ikan tengkek yang biasa buat dibakar biasanya cuman Rp9 ribu, sekarang bisa sampai Rp36 ribu, tapi barangnya ga ada.” paparnya.
Pantauan bantensatu.co di pasar lama Kota Serang ketersediaan ikan masih ada. Namun didominasi ikan air tawar.
“Iya lagi mahal ikan lautnya. Kaya cumi aja susah dicarinya. Sekalinya ada harganya dua kali lipat dari hari biasa. Tongkol ada cuman beku, kalau bandeng mah iya ada aja,” kata Enas, ibu rumah tangga asal Kaloran ditemui di pasar lama Kota Serang.(faiz).
























