SERANG,(B1) – Pengurus Cabang Peregerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang, mengunjungi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang di Ciceri Kota Serang, Senin (29/1/18).
Ketua Umum PMII Kota Serang, Abdul Rahman Ahdori, mengatakan kehadiran lembaganya ke KPU menyoal Pilkada Kota Serang, yang ditemukan PMII di lapangan.
PMII mendorong agar KPU benar-benar mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat baik formal maupun non formal. Sebab, hasil riset PMII di sejumlah wilayah di Kota Serang masih ditemukan warga yang tidak mengetahui Kota Serang akan melaksanakan pemilihan Wali Kota seperti di Kasemen, Taktakan dan Walantaka.
“Itu kami lakukan secara sukarela, wawancara terbuka. Hasilnya masih ada diantara mereka yang tidak tahu kalau Kota Serang ada Pilkada, ini kan miris,” kata Rahman kepada wartawan.
Ia menuturkan, konstalasi politik yang memanas di Kota Serang ternyata tidak dibarengi dengan sosialisasi yang massif baik oleh tim Bakal Calon maupun oleh penyelenggara Pemilu. Untuk itu, pihaknya mendorong agar sosialisasi tidak hanya dilakukan kepada warga perkotaan melainkan kepada warga Kota Serang yang hidup di sekitaran pinggiran seperti Kasemen dan Taktakan.
“Sosialisasi oleh KPU ini sangat penting agar partisipasi pemilih juga semakin tinggi, jangan sampai Golput lebih banyak terjadi, Golput bukan solusi. Pemilih cerdas itu ya pemilih yang mempertimbangkan Visi Misi Calon dan track recordnya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin, mengatakan akan segera memasifkan sosilaisasi kepada sejumlah titik di Kota Serang yang dianggap jarang mendapat perhatian. Namun, kegiatan sosialisasi dan pertemuan terbuka menyoal Pilkada tersebut sepakat dilakukan oleh masing masing Kelurahan 4 PPK. Sehingga pihaknya hanya akan mendorong melalui PPK atau Kelurahannya masing masing.
“Kami mengapresiasi masukan dari PMII, sosialisasi kan memang sudah diagendakan secara detail, baik itu lokasi dan kapannya,” singkatnya. (faiz).
























