CILEGON, (B1) – Komunitas KS 212 Kota Cilegon, telah membuka sebanyak dua (2) toko grosir 212 Mart yakni di Kecamatan Grogol dan di Pondok Cilegon Indah (PCI) Kecamatan Cibeber, dan pada Minggu (17/12/2017), Koperasi Syariah 212 Kota Cilegon kembali membuka toko grosir 212 Mart yang ketiga yang berada di jalan Letnan Jenderal Suprapto no 25D, Lingkungan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.
Dikatakan Dr. Firmanullah Firdaus, SE, M.Kom selaku ketua Komunitas KS 212, dengan belanja dan bergabung di Koperasi Super Damai 212, pembeli bisa mendapatkan keuntungan berupa pembagian hasil usaha dan secara tidak langsung sudah membantu syiar Islam, membantu membangkitkan ekonomi umat, dan membantu yatim dhuafa, yang jelas akan mendapatkan balasan dan ridho Allah SWT baik di dunia dan di akhirat kelak.
“Proses penghimpunan dana untuk pendirian gerai pertama 212Mart di Cilegon ini, dilakukan sejak bulan Agustus 2017 hingga kini. Sebelumnya, kami sudah mendirikan dua gerai Sodaqo Mart di Cilegon,” terangnya.
Adapun, lanjut Firman, dana dihimpun dari teman-teman investor yang mayoritas bekerja di luar negeri dan terkumpul hingga Rp600 juta.
“Ini investasi awal. Jumlah ini dihimpun dari 64 orang, sedangkan yang berkomitmen sebanyak 120 orang. Memang belum semua anggota Komunitas KS212 Cilegon (KSSD) yang berjumlah 542 Orang menjadi investor. Dari jumlah itupun, baru 189 orang yang telah memiliki nomor anggota KS212, sisanya sudah mendaftar hanya belum terkonfirmasi. Nilai investasi merentang antara Rp500 ribu hingga Rp25 juta. Dari rentang tersebut, rata-rata investor menyetor dana sebanyak Rp5 juta,” kata Firman dikutip dari situs Koperasi Syariah 212.
Latar belakang di dirikannya 212 Mart, lanjut Firman, di dasari atas keinginan agar seluruh masyarakat khususnya umat muslim yang ada di Kota Cilegon memiliki kemandirian dalam membangun ekonomi umat dengan berbelanja di 212 Mart.
Selain itu, masih banyaknya angka pengangguran di Kota Cilegon menjadi salah satu faktor di dirikannya Koperasi Syariah 212 yang diyakini keberadaannya mampu melibatkan semua masyarakat dan bermanfaat bagi warga sekitar.
Firman mengisahkan, pihaknya aktif mensosialisasikan gerakan ekonomi umat ini ke kaum Muslimin Cilegon yang diakuinya sebagai sebuah strategi untuk dapat bersaing dengan ritel-ritel mainstream yang sudah lebih dulu ada.
“Dari segi pasar, pelan-pelan kita tarik konsumen-konsumen yang mayoritas Muslim agar mau berbelanja di 212 Mart. Sementara ini kita masih menjadi pasar mereka, namun Insya Allah kedepan saudara-saudara kita yang biasa berbelanja disana bisa pindah kesini dengan adanya pilihan tersebut. Selama ini kan kita belanja di ritel mainstream karena tidak ada pilihan. Dengan hadirnya 212 Mart semoga masyarakat khususnya umat Muslim bisa menjatuhkan pilihannya ke kami dan saat ini dari toko grosir kami rencana akan merintis koperasi ini menjadi distribution center beberapa produk dan beberapa sudah berminat untuk bergabung dan kedepan kita juga akan merintis menjadi tempat produksi,” paparnya.
Untuk urusan promosi dan sosialisasi pihaknya mengaku sudah melakukan hal tersebut dengan cara sosialisasi di setiap masjid, publikasi di medsos baik di grup anggota maupun non anggota, melalui himbauan atau promosi ke perusahaan/ individu untuk program CSR sedekah, penyebaran brosur atau promo ke masyarakat sekitar toko, dan mengikuti acara-acara pameran.
“Ya, sosialisasi memang dilakukan melalui masjid-masjid, majlis ta’lim, ormas-ormas, dan perkantoran”, tandasnya.
Pihaknya optimis, dengan dibukanya gerai 212 Mart di Cilegon dapat bersaing dengan keberadaan ritel-ritel mainstream lainnya, dengan harapan keberadaan 212 Mart mampu menyadarkan masyarakat khususnya umat Muslim, bahwasanya kita tidak bisa berpangku tangan lagi dan dengan hadirnya 212 Mart, umat Muslim bisa bersatu dalam membangun ekonomi Islam tanpa melihat mazhab masing-masing kelompok.
“Grai 212 Mart komunitasnya memiliki unique selling point atau kelebihin tersendiri. Kelebihan itu antara lain, pertama penjualan bisa dilakukan secara eceran dan grosir, kedua harga masih di bawah jaringan ritel mainstream, ketiga lokasi strategis, keempat juga menjual produk UMKM yang tidak ada di ritel mainstream, dan kelima akan memasok produk ke warung-warung kecil atau warung tetangga”, ucapnya.
Dalam rangka itulah, pihaknya tengah menggenjot kinerja agar bisa bekerjasama dengan warung-warung kecil.
“Yang mendesak agar warung-warung kecil milik anggota maupun non anggota bisa di-branding dengan 212 Mart atau Warung 212. Hal ini supaya KS212 lebih membumi di kota Cilegon. Syukur alhamdulillah Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pemda Kota Cilegon sangat mendukung kiprah dari KSSD ini,” jelasnya.
Melihat potensi itulah, KSSD menargetkan 43 gerai dibuka di Cilegon.
“Targetnya 43 gerai Cilegon, ada delapan Kecamatan dan 43 Kelurahan”, kata Firman menegaskan.
Firman berpesan, kepada umat Muslim dan semua saudara se-Iman, untuk bersatu dalam membangkitkan ekonomi ummat dengan mulai dari yang terdekat dan yang mampu kita lakukan.
Untuk diketahui, saat ini KSSD masih membuka pendaftaran investor baru.
Bagi masyarakat yang berminat bisa menghubungi Call Centre Koperasi Syariah Super Damai (KSSD) di 087 808 212 112 atau di nomor telepon kantor di 0254-374594. (Baehaqi Rizal).
























