TANGERANG, (B1) – Dua kelompok massa sempat bersitegang di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Sabtu, (30/12/17) sore.
Informasi yang diperoleh, kejadian terjadi sekitar pukul 18.00 Wib. Adalah kelompok FBR dengan kelompok Kupang, yang sempat bersitegang di pasar Induk tanah Tinggi, Jl. Sudirman Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Akibatnya tiga orang jadi korban luka. Satu dari kelompok Kupang dan dua dari pedagang.
Identitas korban yakni, Marselinus, luka robek hidung dan punggung. Pedagang an. Siswanto luka memar pipi kiri Dan Sanan ( 25 th), pedagang, luka robek di Kepala bagian belakang terkena pukulan batu.
Kronologis, sekitar 18.00 Wib, managemen pasar Induk Tanah Tinggi, diawali H. Ahmad alias H. Ompong dan didampingi beberapa anggota FBR ingin memberikan surat sosialisasi berupa undangan ke para pedagang, dalam rangka pertemuan antara pedagang dengan management.
Pada saat petugas sosialisasi tiba di lapak Siswanto, selanjutnya Siswanto malah berteriak dengan sebutan provokator sehingga mengundang pedagang lain. Kemudian Siswanto dipukul oleh H. Ahmad alias H. Ompong dan langsung diamankan ke kantor pasar induk. Atas kejadian tersebut para pedagang pasar beramai ramai mengejar kelompok FBR, dan FBR lari ke luar pasar.
Setelah kejadian tersebut, beredar isu bahwa kelompok FBR akan menyerang kelompok Kupang
Sekitar pukul 19.00 Wib, kelompok Kupang berkumpul di depan pasar Induk Tanah Tinggi sambil mencari kelompok FBR.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengakui situasi tersebut. Namun katanya, semuanya sudah dalam kondisi aman terkendali.
“Sudah aman dan kondusif,” singkatnya. (pudin/bayu).
























