SERANG, (B1) – Letaknya yang strategis sebagai jalur keluar masuknya barang dari darat Dan laut, Banten menjadi daerah yang potensi sebagai transit peredaran narkoba. Bahkan sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan ibukota, Banten menjadi potensi daerah sebagai Darurat Narkoba.
Hal tersebut dikatakan Sugiono Kepala bidang Pencegahan BNN Provinsi Banten, saat hadiri deklarasi Kota Serang Anti Narkoba di GOR Ciceri Kota Serang, Senin (18/12/2017).
“Selain dari peredarannya, di Banten ini juga sangat potensial untuk jalur penyelundupan. Mulai wilayah Merak Dan Dadap itu potensi penyelundupan narkoba,” tandasnya.
Untuk status, Banten masih urutan ke 22 dari 34 provinsi sebagai daerah rawan narkoba.
Heru Priatna Ketua PAC Kota Serang mengatakan, Banten sangat rawan peredaran narkoba.
“Untuk pelajar hati-hati karena perederan narkoba Sudah menyasar sekolah. Narkoba itu musuh bangsa,” tegasnya.
Dikatakan, pihaknya telah membuat Perkumpulan Anti Narkotika disingkat PERANK. Harapannya Ke depan akan membuat kampung bebas Narkoba tahun 2018.
“Insya Allah, awal tahun 2018, kita akan buat kampung bebas narkoba. Kampung sebagai percontohan yang berada di Kampung Kaloran, Kecamatan Serang,” pungkasnya. (Faiz)..
