TIGARAKSA, (B1) – Mengambil tema “Merangkai Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI”, kelompok kerja (Pokja) harian wartawan Kabupaten Tangerang, menggelar Festival Seni Tradisional dan Pasar Raya Tangerang 2017, di Mardi Grass, Cikupa Tangerang.
Kegiatan akan berlangsung selama satu bulan ke depan, mulai 4 hingga 26 November 2017. Setiap hari Sabtu dan Minggu ditampilkan ragam pertunjukan kesenian-seni tradisional dari berbagai daerah. Seperti, Reog Ponorogo, Barongan, Barong Alap-alap dari Purwarejo, Kuda Lumping, Tari Cukin asal Tangerang, Debus dan lain sebagainya.
“Yah ada dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Barat, Banten dan Tangerang sendiri. Kesenian tradisional ini hidup berdampingan. Sekali lagi, kita mencoba memberikan ruang kepada mereka, agar bisa mengapresiasikan karya-karyanya. Apalagi ini kan kesenian tradisional, sudah menjadi kewajiban kita untuk tetap melestarikannya,” kata Ketua Panitia kegiatan, Widi Hatmoko, Sabtu (04/11/17).
Dijelaskan, kegiatan terinisiatif berdasar rasa keperihatinan teman-teman media di lapangan yang menenemukan banyak komunitas seni tradisional di Tangerang yang kesulitan untuk mendapatkan ruang dan tempat dalam mengembangkan kreativitas mereka.
“Berangkat dari itu, kita, teman-teman dari pewarta Pokja Kabupaten Tangerang, membuat ide dan gagasan, bagaimana mereka itu bisa kita kasih ruang dan tempat dalam mengembangkan kreativitas itu,” terangnya.
Kegiatan, selain bertujuan mengembangkan kreativitas para pelaku seni juga untuk menghibur rakyat dan menyatukan para pelaku seni tradisonal.
“Kita tentu tahu, kita ini berbeda-beda suku, ras, daerah dan sebagainya. Nah dengan adanya kegiatan semacam seni tradisional ini kita berharap, semua seni kretaivitas daerah yang ada di Tangerang berkumpul disini, bersatupadu, bersilaturhami, sesuai dengan tema kegiatan hari ini, merangkai kebhinekaan dalam bingkai NKRI,” paparnya.
Tak ketinggalan setiap hari digelar pasar rakyat, yang akan memamerkan berbagai produk industri usaha kecil di Kabupaten Tangerang.
Sementara anggota DPRD Provinsi Banten, Ananta Wahana mengatakan, ia mengapresiasi kegiatan yang diadakan Pokja Kabupaten Tangerang. Dikatakan Pemkab Tangerang, juga harus terus melakukan pelestarian seni budaya di Kabupaten Tangerang.
“Saya sendiri belum bisa menggelar event seperti ini. Ke depan saya akan bekerja sama dengan Pemerintah daerah dan Pokja Wartawan Kabupaten Tangerang, untuk menggelar kegiatan serupa,” tandasnya. (pudin).
