SERANG,(B1) – Dana pendamping PKH diklaim sukses dapat mengentaskan ketidakmerataan, ketimpangan dan kemuskinan ketimpangan sosial, diantara banyak pragram sosial yang ada.
Edi Suharto kepala Pendidikan dan Penyuluhan Nasional mengatakan, keberhasilan PKH dari hasil penelitian Bapenas dan Bank Dunia adalah program yang paling berhasil.
” diantara berbagai macam program bantuan sosial seperti subsidi listrik,karyu indonesia pintar yang ada dari yang paling berhasil menurunkan kemiskinan dan ketidak merataan atau ketimpangan sofsial adalah PKH.” katanya ketika diwawancara usai acara Penyaluran Bantuan non tunai program keluarga harapan (PKH) di lapangan tenis otdoor Pemkab Serang Jumat (24/11/17).
mengenai data peresentase mengenai hasil survey keberhasilan program PKH Edi menjawab data itu ada dalam hasil penelitian.
” ya itu ada dalam hasil penelitian nanti disampaikan pada stap saya.” ujarnya
mengenai tambahan nilai penerima bantuan PKH di tahun 2018 nanti, Edi menambahkan akan ada sedang di upayakan dan ini masih dalam pembicaraan.
” untuk nilai nominal nya sedang di upayakan,itu masih dalam pembicaraan.masih dalam penerimaan tetapnya saja.” ungkapanya
sementara menurut kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang Saefudin mengatakan, untuk kedepan bantuan ini di harapkan akan semakin berkurang penerimanya.
” kedepannya ini diharapkan akan semakin berkurang ya penerimanya, dari dua puluh ribu sekian menjadi nol nol lah.” ungkapnya
Saepudin juga menambahkan, mengenai keberhasilan program PKH ini bisa dilihat dari tarap hidup warga masyarakatnya.
“ya kita lihat saja dari tarap hidup Masyarakat kabupaten serang inikan yang tadinya makan satu kali sehari. Lalu mereka dibimbing kemudian punya bakat lalu mereka kita berikan bantuan PKH.” pungkasnya. (faiz).
























