SERANG, (B1) – Pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Anis Fuad, menyebut sangat kecil kemungkinan Calon Wali Kota Serang periode 2018-2023 dari jalur Perseorangan dapat memenangkan perhelatan Pilkada yang bakal digelar Februari 2018 mendatang itu. Menurutnya, itu karena Bakal Calon yang akan maju di Pilkada Kota Serang tersebut tidak memiliki ketokohan yang besar. Baik popularitas maupun elektabilitas dan liketabilitasnya.
Ia menuturkan, kalaupun ada sejumlah pasangan calon yang lolos administratif di Komisi Pemilihan Umum (KPU) maka semuanya hanya meramaikan. Kecil kemungkinan bisa menyaingi suara dari usungan Parpol.
Anis menjelaskan, kebanyakan warga Kota Serang tidak mengenal Balon yang sudah mendaftar di KPU. Penyebabnya adalah minimnya sosialisasi dan kampanye ke mayarakat.
“Popularitas dan elektabilitasnya masih tanda tanya. Coba bandingkan calon calon yang sudah muncul dan mengharapkan pinangan dari Parpol. Sebagian besar popularitas dan elektabilitas rendah. Apalagi calon independen yang baru muncul,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Selasa (27/11/2017).
Anis memprediksi, akan ada calon lain selain Vera Nurlaila Jaman yang maju sebagai calon Walikota Serang melalui Partai Politik di Pilkada Kota Serang 2018. Diantaranya, Nuraini, Subadri Usuludin dan Syafrudin. Sementara kandidat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Bambang Janoko, diperkirakan akan merapat kepada salah satu ketiga nama tersebut.
“Bambang akan merapat ke salah satu calon,” ucapnya.
Seperti diketahui, KPU mengaku sudah menerima konsultasi yang dilakukan oleh sejumlah tokoh yang hendak maju di Pilkada Kota Serang melalui jalur independen, yakni aekitar 4 pasangan calon. Bahkan, keempat nama tersebut telah meminta PIN Sistem Informasi Pencalonan (Silon) pada KPU Kota Serang.
Adalah Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri, Samsul Hidayat-Rohman, Sigit Suwitarto dan satu nama yang baru saja mendaftar yakni Soesiyanni-Vera Magdelina.
“Tadi malam perkembangannya itu satu bakal calon yang minta username Silon ke kami, atas nama Soesiyanni dan Vera,” kata Komisioner KPU Kota Serang Fierly Murdlyat beberapa hari yang lalu.
Dari keempat balon perseorangan tersebut, kata Fierly, baru Agus Irawan Hasbullah dan Samsul Bahri yang sudah menyerahkan persyaratan dukungan kepada KPU Kota Serang, dengan jumlah dukungan 41.000 copy KTP yang diserahkan.
“Agus Irawan Hasbullah dan wakilnya Samsul Bahri, sudah memenuhi syarat minimal dukungan,” katanya.
Selanjutnya, KPU Kota Serang akan melakukan verifikasi perhitungan data yang sudah masuk. Setelah itu, pihaknya akan melakukan verifikasi administrasi. Kemudian pada 8 Desember, KPU akan melakukan verifikasi faktual. (Arai).
