
Keluhan itu semakin memuncak saat para petugas terkadang lekas marah dan judes saat melakukan pelayanan. Belum ada keterangan resmi dari pihak Disdukcapil Kota Serang. Namun, keluhan tersebut sudah sering disampaikan warga, baik kepada pemerintah Kota Serang maupun aparat pemerintah terdekat. Dan keluhan itu masih menjadi aspirasi biasa.

“Saya sudah datang ke tempat ini, sejak pukul 07.00 pagi hari, sengaja saya datang awal biar gak ngantre, eh tapi ngantre juga,” kata seorang warga Palima kepada wartawan, Senin (23/10/2017).
Ia menuturkan, ada banyak warga yang memiliki nasib lebih menyedihkan dibanding dirinya. Sebab, mereka harus menununggu hampir dua tahun lebih.
“Kalau saya bukan mau bikin KTP, saya mau memperbaiki KK yang salah, aduh ternyata prosesnya lumayan lama juga,” ucapnya.
Ia berharap, Pemerintah Kota Serang segera menyikapi keluhan warga soal E KTP. Sebab, jika tidak segera disikapi akan semakin banyak warga yang menjadi korban buruknya pelayanan tersebut. (Arai).






















